Dinamika

Ini Kata Kepala Kemenag Bone Soal Sekolah Berlantai Tanah di Bone

282
0

fajarpendidikan.co.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone, Sulsel, H Muh Amin mengomentari soal Madrasah Aliyah Darud Da’wah Wal-Irsyad (DDI) Mallari, desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Bone, yang masih berlantai tanah.

Amin mengatakan, keterbatasan anggaran memang sering kali menjadi kendala pembangunan sekolah swasta. MA DDI Mallari, desa Mallari, lanjutnya, adalan salah satu sekolah swasta yang mengalami kendala anggaran tersebut.

“Kami di Kemenag Bone tidak ada anggaran tuk membantu sekolah yayasan, swasta,” kata Muh Amin kepada fajarpendidikan.co.id via telepon selular, Sabtu (11/2/2017), sore.

Mantan Kepala Kemenag Kabupaten Wajo itu menyarankan, agar komite sekolah memaksimalkan peran dalam menggalang dana untuk pembangunan sekolahnya. “Komite sekolahnya yang cari anggaran, karena kita (Kemenag) sulit bantu sekolah swasta,” katanya.

Sebagaimana yang telah diberitakan fajarpendidikan.co.id sebelumnya, Siswa Madrasah Aliyah Darud Da’wah Wal-Irsyad (DDI) Mallari, desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Bone, harus menyiram lantai kelas sebelum belajar. http://www.fajarpendidikan.co.id/berlantai-tanah-siswa-harus-siram-lantai-kelas-sebelum-belajar/
 

Penulis: Abustan

Komentar

BPJS Kesehatan Cabang Watampone saat silaturahmi dengan sejumlah Media, LSM dan Ormas, di M Kopi Tiam, Jl Biru, Bone, Senin (10/4).
Daerah
Calon Kader BPJS Kesehatan Watampone Dipersiapkan Tagih 32.107 Peserta Penunggak Iuran
WhatsApp Image 2017-08-26 at 10.28.46 AM
Daerah
Miris!!, Gegara Terbiasa Melihat Ini, Bocah SD di Bone Terjerumus Doyan Ngisap Lem
Aksi konvoi dan coret-coret sudah jadi bagian perayaan kelulusan siswa saat ini.
Daerah
Siswa Coret Seragam Sekolah, Disdik: Mestinya Disumbangkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.