Dinamika

Ini Kata Kepala Kemenag Bone Soal Sekolah Berlantai Tanah di Bone

229
0

fajarpendidikan.co.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone, Sulsel, H Muh Amin mengomentari soal Madrasah Aliyah Darud Da’wah Wal-Irsyad (DDI) Mallari, desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Bone, yang masih berlantai tanah.

Amin mengatakan, keterbatasan anggaran memang sering kali menjadi kendala pembangunan sekolah swasta. MA DDI Mallari, desa Mallari, lanjutnya, adalan salah satu sekolah swasta yang mengalami kendala anggaran tersebut.

“Kami di Kemenag Bone tidak ada anggaran tuk membantu sekolah yayasan, swasta,” kata Muh Amin kepada fajarpendidikan.co.id via telepon selular, Sabtu (11/2/2017), sore.

Mantan Kepala Kemenag Kabupaten Wajo itu menyarankan, agar komite sekolah memaksimalkan peran dalam menggalang dana untuk pembangunan sekolahnya. “Komite sekolahnya yang cari anggaran, karena kita (Kemenag) sulit bantu sekolah swasta,” katanya.

Sebagaimana yang telah diberitakan fajarpendidikan.co.id sebelumnya, Siswa Madrasah Aliyah Darud Da’wah Wal-Irsyad (DDI) Mallari, desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Bone, harus menyiram lantai kelas sebelum belajar. http://www.fajarpendidikan.co.id/berlantai-tanah-siswa-harus-siram-lantai-kelas-sebelum-belajar/
 

Penulis: Abustan

Komentar

AKP Subair.
Daerah
Polsek Ulaweng Tertibkan Pelajar Berkeliaran, Guru: Saya Suka Cara Polisi
20170224_173211
Daerah
Dinas Pendidikan Barru Tempati Gedung Baru, Ini Alamatnya
Suasana lomba OSN di SDN 8 Nanggala
Dinamika
Disdik Toraja Utara Cari 6 Siswa Berpestasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.