Fokus

Begini Strategi BNNP dalam Memutus Rantai Peredaran Narkoba

250
0

M Sudarianto SKM MKes.

Makassar, Sulsel – Memutus mata rantai pemenuhan (supply) ketersediaan narkoba dapat dilakukan dengan cara melakukan pemberantasan, baik dengan cara menangkap para produsen, bandar, pengedar (sindikat narkoba). Begitu pun dengan cara menggagalkan usaha penyelundupan barang-barang terlarang.

Sedangkan untuk memutus demand (permintaan narkoba) adalah memutus kebutuhan atas permintaan narkoba oleh para pecandu, korban penyalah guna narkoba dan pengguna coba-coba.

Masing-masing bidang harus memahami tupoksi nya serta dapat menjalankan dengan baik supaya dapat memutuskan peredaran narkoba. Bidang Pemberantasan, misalnya, semestinya melakukan pemutusan jaringan peredaran narkoba sehingga tidak ada lagi barang terlarang tersebut.

Kemudian, Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat melakukan aksi massive pemahaman bahaya narkoba serta penggerakan masyarakat untuk meningkatkan imun masyarakat sehingga tidak ada lagi pengguna baru.

“Sedangkan, Bidang Rehabilitasi mengupayakan pemulihan pecandu narkoba, tidak kembali pakai serta dapat berfungsi sosial di masyarakat,” kata Sudarianto, Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Sulsel.

Jika sistem pencegahan dan rehabilitas berhasil, kata Sudarianto, maka jualan narkoba oleh para bandar dan para mafia menjadi tidak laku. Sehingga mafia dan bandar akhirnya akan mati bisnisnya alias gulung tikar.

“Inilah yang harus kita lakukan secara bersinergi antar bidang, semuanya harus berjalan seimbang sehingga supply dan demand dapat ditiadakan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Syachrul Arsyad

Komentar

Tagged:
Perempuan Inspiratif.
Fokus
“Perempuan Inspiratif” di Peringatan Hari Kartini
Illustrasi
Fokus
Roadshow Duta Baca Pelajar: Ajak Generasi Muda Melek Literasi
IMG_6917
Fokus
Hasil UN SMU Sulsel Turun