Daerah

Didik Anggotanya, PPS Nur Rachmat Gelar UKT

1275
0

Ujian kenaikan tingkat PPS Nur Rachmat, 11-12 Maret 2017.

Bone, Sulsel – Saat ini, dalam perspektif dunia pendidikan, Kemendiknas sedang mengaungkan pentingnya pendidikan karakter bagi siswa/peserta didik. Demikian pula digiatkan dalam perguruan bela diri Pencak Silat, sesuai dengan dasar filosofinya, berdaya guna dan multiguna untuk menumbuhkembangkan karakter akhlak yang mulia dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal tersebut seperti yang diupayakan Perguruan Pencak Silat Nur Rachmat (PPS Nur Rachmat) Indonesia, Cabang Bone, Sulsel. Upaya itu di antaranya, menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Lapangan Nur Rachmat, Desa Passippo, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sabtu 11-12 Maret 2017.

Uji fisik dan mental yang diikuti ratusan anggota PPS Nur Rachmat ini, sebagai salah satu kegiatan dalam upaya membina, mendidik anggota PPS Nur Rachmat ke arah yang lebih baik sesuai dengan karakter nilai-nilai luhur berbangsa dan bernegara.

UKT titik lokal ketiga setelah Cabang Luwu dan Pinrang ini, dipimpin langsung oleh Guru Besar PPS Nur Rachmat Indonesia, Sudirman Makku, bersama Dewan Guru PPS Nur Rachmat Provinsi Sulsel yang juga sebagai Pembina Cabang Bone, Dr H Sudirman MPd; Ketua Umum Pusat, Drs Rapiuddin MPd; Ketua Cabang Bone sekaligus Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pusat, Drs A Burhanuddin, dan para pelatih.

Sudirman Makku pada kesempatan itu, kembali mengapresiasi upaya persatuan dan persaudaraan yang terbangun antar sesama anggota PPS Nur Rachmat Cabang Bone. Olehnya itu, selaku Guru Besar mewejankan kepada seluruh muridnya untuk membantu para pengurus dan senantiasa bersungguh-sungguh mengikuti pembinaan dalam perguruan (UKT, latihan mingguan dan pemantapan keilmuan). Selain itu, ia juga mewanti-wanti untuk menjaga persatuan dan solidaritas, baik antara sesama anggota maupun sesama masyarakat lainnya.

“Bersungguh-sungguhlah membantu perguruan, mengikuti latihan sebagai pembinaan diri untuk menjadi pribadi yang kuat lahir dan batin yang membawa kebaikan bagi diri, keluarga dan masyarakat,” pesan Guru Besar, Sudirman Makku di hadapan pengurus dan ratusan anggota PPS Nur Rachmat Cabang Bone, Minggu (11/12), pagi.

Guru Besar PPS Nur Rachmat Indonesia, Sudirman Makku (baju blis bijau) bersama jajaran pengurus PPS Nur Rachmat Cabang Bone.

Hal senada disampaikan Dewan Guru PPS Nur Rachmat Provinsi Sulsel yang juga selaku Pembina Cabang Bone, Dr H Sudirman MPd. Dia mengatakan, kegiatan UKT adalah salah satu sarana membina anggota. “Dalam UKT, dilakukan pembinaan-pembinaan kepada anggota. Dididik, berproses ke arah lebih positif, kuat lahir maupun batin sebagai ummat Islam,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, UKT sebagai momentum memupuk persaudaraan dan persatuan, khususnya sesama anggota maupun masyarakat. UKT juga, sebagai jalan memperdalam pemahaman keilmuan anggota Nur Rachmat.

Informasi dihimpun fajarpendidikan.co.id, anggota PPS Nur Rachmat Indonesia tidak hanya diajarkan bela diri fisik namun juga diberikan bimbingan spiritual Islam yang sistemnya dilakukan secara berjenjang. Mulai dari tingkat dasar hingga tingkat 12. Setiap tingkatan dibutuhkan kesabaran, enam bulan menjalani latihan fisik jurus dan pemantapan keilmuan secara berkelanjutan.

 

Penulis: Abustan

Komentar

Tagged:
Dirjen Peternakan, Drh I Ketut Diarmitha saat menyerahkan penghargaan kepada Haris Handono pada Opening Ceremony Indolivestock Expo, Grand City Convex Surabaya, Rabu 17 Mei 2017.
Daerah
Inovasi Peternakan, Bone Raih Indolivestock Service Awards 2017
IMG_7116
Daerah
Patut Ditiru, Begini Cara Calon Sarjana Muda di Bone Mengisi Bulan Suci Ramadan
Plt Bupati Barru, H Suardi Saleh bersama rombongan tim sepakbola Askba PSSI Barru.
Daerah
Plt Bupati Barru Sambut Kedatangan Tim Sepakbola Askab PSSI Barru