Daerah

Dua Siswa SMPN 3 Satap Kesu’ Juarai OSN Toraja Utara

663
0

Kepala SMPN 3 Kesu Satap, Akar Nimpa Demme bersama siswanya yang berprestasi.

Toraja Utara, Sulsel – Lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP yang digelar Dinas Pendidikan Toraja Utara, Sulsel, kini menghasilkan juara-juara baru. Pada lomba OSN tahun ini, mereka yang muncul berasal dari luar sekolah unggulan.

Pada lomba itu, 2 siswa SMPN 3 Kesu’ Satap menyabet juara 1 di dua mata pelajaran yang berbeda. Kedua siswa itu, yakni Menzis Sakke’ dan Gerianto Lote.

Pemilik nama lengkap Gerianto Lote mampu menempatkan namanya di posisi pertama, dengan mendapatkan nilai 36. Nilai tersebut merupakan nilai tertinggi di bidang mapel IPA.
Disusul di tempat kedua siswa SMPN 1 Rindingallo dan di tempat ketiga, siswa SMPN 1 Buntu Pepasan.

Sementara anak lelaki bernama Menzis Sakke’, siswa itu mendapatkan nilai 28. Nilai itu, adalah nilai yang tertinggi di mapel Matematika, disusul siswa SMP 5 Sa’dan dan siswa SMP 3 Awan Rantekarua, masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.
Kedua siswa tersebut berhak menjadi wakil Kabupaten Toraja Utara pada lomba OSN SMP tingkat provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala SMP Negeri 3 Kesu’ Satap dihubungi via ponsel mengatakan, keberhasilan kedua siswa itu, tidak terlepas atas dukungan dan kerja keras para guru. Lebih khusus pada guru pembimbing mapel Matematika dan IPA.

Kepala SMPN 3 Kesu Satap, Akar Nimpa Demme bersama Menzis Sakke’ dan Gerianto Lote.

Meski SMP Negeri 3 Kesu’ Satap hanya memiliki siswa 15 orang serta hanya didukung oleh guru honorer, namun siswa itu patut diberikan apresiasi. Sebab 2 siswa itu telah menberikan prestasi di bidang akademik.

Namun, di balik kekurangan itu, kata Akar Nimpa Demme, justru melahirkan prestasi. Prestasi didapat tentunya ada kerja keras, serta akan terus memotivasi diri untuk selalu mengedepankan tugas pokok sebagai pendidik anak bangsa.

“Jangan pernah ada kata pesimis dalam diri kita. Buktinya kita punya sekolah belum cukup setahun, memiliki siswa 15 orang, siswa kita mampu berkompetisi dengan sekolah yang ada di kota,” tutur Akar Nimpa.

Di tempat terpisah, Marianto Pa’bana, guru pembimbing mata pelajaran Matematika SMPN 3 Kesu’ Satap saat dihubungi, mengaku merasa senang atas keberhasilan anak didiknya. Prestasi tersebut, katanya, merupakan kebanggaan para guru.

“Meski SMP Negeri 3 Kesu Satap berada di luar kota jauh dari kebisingan kota, kata semangat selalu mengiringi langka kaki kami untuk selalu mencerdaskan generasi bangsa. Kita telah buktikan siswa kami dapat bersaing dengan anak-anak di kota. Kami para guru tetap berusaha membimbing anak-anak bangsa semampu kami,” tutur Marianto Paba’na.

 

Penulis: Patrun

Komentar

Tagged:
Pembenahan ini dalam rangka menyambut Hari Jadi Bone (HJB) ke 867
Daerah
Sekolah Peninggalan Muhammad Arfah , Berdandan
IMG-20170424-WA0006
Daerah
Peduli Pendidikan, Komunitas Rumah Kardus Buat Taman Baca Mini di Daerah Terpencil
KKG Gugus 4, di SD Inpres 142 Lilina Ajangale, Kecamatan Ulaweng, Bone, Sabtu (22/4).
Daerah
KKG Gugus 4 Ulaweng Bone Jadi Wadah Guru Berbagi