Daerah

Tingkatkan Kemampuan Dosen, STAIN Watampone Gelar Workshop ABCD

273
0

Whorkshop Metodologi Pengabdian kepada Masyarakat, di STAIN Watampone, Kamis 23-24 Maret 2017.

Bone, Sulsel – Sebagaimana diketahui, tugas mulia perguruan tinggi (PT), tertulis dalam tridharma PT, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Kesuksesan dosen PT, bisa dilihat dari prestasinya, mengemban amanah perguruan tinggi itu.

Relasi ketiga dharma itu, penelitian, dinilai memliki peranan sangat penting dibanding dua dharma lainnya. Sebab pengembangan pendidikan seharusnya menjadi subjek penelitian, sehingga temuan penelitian bisa dijadikan sebagai bahan ajar dalam proses perkuliahan.

Penelitian, memberikan kontribusi konkrit dibanding dua dharma lainnya. Pengabdian masyarakat yang dilakukan PT selayaknya didahului dan dilakukan dengan kegiatan penelitian.

Berangkat dari sederatan tugas mulia itulah, manajemen STAIN Watampone, Kabupaten Bone, Sulsel, menggelar Whorkshop Metodologi Pengabdian Kepada Masyarakat, di kampus setempat, Kamis 23-24 Maret 2017.

“Ini Workshop Metodologi Pengabdian Kepada Masyarakat. Metode yang di-workshop kan adalah Asset Based Community Development (ABCD) dan Community Based Research (CBR), Pemateri dari UIN Alaudin Makassar, (Prof Dr Shaleh tajuddin PhD dan Dr Djuwaria Ahmad PhD),” kata Ketua Panitia Workshop, Dr Mujahid, kepada fajarpendidikan.co.id, Kamis (23/3), malam.

Foto bersama jajaran petinggi STAIN Watampone, pemateri dan dosen peserta workshop.

Mujahid tidak menjelaskan secara rinci terkait pendekatan tersebut. Ia hanya lanjut mengatakan, metode ABCD dan CBR bagi dosen STAIN Watampone, digunakan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat.

“Pengabdian kepada masyarakat dibutuhkan suatu metode sehingga lebih menyentuh kebutuhan masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

 

Penulis: Abustan

Komentar

Tagged:
IMG_2189
Daerah
Bulog : Pangkep Realisasi Tertinggi dan Proses Tercepat
Louching English Course
Daerah
STKIP Muhammadiyah Barru Lounching English Course
Ketua Forum Telematika KTI, Hidayat Nahwi Rasul saat menjadi pembicara dalam pelatihan digital marketing di Hotel Dinasti, Jalan Lombok, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (11/8/2017). Menurutnya, berkembangnya akses kecepatan internet turut meningkatkan pangsa ekonomi digital.
Daerah
Ekonomi Digital Geser Aktivitas Ekonomi Tradisional