Daerah

HJB 687 Ditunggangi Kampanye, Pengamat: Bukan Pendidikan Politik yang Baik

334
0

Karnaval Budaya, salah satu rangkaian peringatan HJB ke-687.

Bone, Sulsel – Mencuatnya pemberitaan di sejumlah media terkait peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke 687 yang disebut dimanfaatkan sebagai ajang berkampanye Nurdin Halid dan A Fahsar, membuat sejumlah kalangan berkomentar. Salah satunya pengamat hukum dan politik, Irfan Amir.

Irfan mengatakan pasca menyimak pemberitaan di sejumlah media, yang menyebutkan perhelatan resmi sekaliber HJB dimanfaatkan sebagai ajang kampanye terselubung adalah hal yang sangat disayangkan dalam etika berpolitik. Hal itu dikatakannya sebagai pendidikan politik yang tak layak dipertontonkan.

“Etika politiknya sangat disayangkan, sebab dua politisi golkar yakni NH dan A Fahsar melakukan kampanye terselubung di acara resmi seperti HJB, terlebih jika difasilitasi oleh Pemda,” ujar Irfan kepada fajarpendidikan.co.id, Kamis (6/4).

Alumni magister hukum Universitas Muslim Indonesia itu pun menyadari, meski regulasi terkait aturan main kampanye belum mengikat, karena Pilgub Sulsel dan Pilbup Bone masih menunggu beberapa bulan ke depan. Namun menurutnya berkampanye di rangkaian peringatan HJB tetap terkesan tidak mendidik.

“Kampanye terselubung di HJB ke-687 ini, terkesan memanfaatkan kekuasaan A Fahsar Mahdin P sebagai Bupati Bone,” tegasnya.

 

Penulis: Abustan

Komentar

Tagged:
IMG_6570
Daerah
Peringatan Hari Ibu di Barru, Diwarnai Penyerahan Piagam dan Penghargaan
Tim penghibur yang memeriahkan O2SN Makassar.
Daerah
Warna-warni O2SN Makassar, Lucu Namun Bertensi Tinggi
Puluhan murid di SD Inpres 12/79 Tassipi, Desa Tassipi, Kecamatan Amali, Bone nampak antusias mengikuti Senam.
Daerah
SD Tassipi Bone Manfaatkan Senam Tuk Tingkatkan Kualitas Belajar