Fokus

“Perempuan Inspiratif” di Peringatan Hari Kartini

461
0

Perempuan Inspiratif.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, sejumlah organisasi, lembaga dan institusi pendidikan bersepakat untuk merayakannya secara bersama, yang selama ini telah berperan untuk mendorong kesetaraan gender dan membuka akses perempuan di segala bidang. Hal ini untuk membangun jaringan, sinergi dan visi yang sama, berjuang memajukan perempuan, sebagaimana yang telah diperjuangkan oleh Kartini.

Perayaan kali ini difokuskan untuk menampilkan karya-karya perempuan dalam memajukan dirinya dan orang lain. Di mana hal ini sejalan dengan perjuangan Kartini.

Juga untuk mulai menghapus stigma perayaan Kartini yang selama ini diidentikkan dengan kebaya, sanggulan atau acara seremonial yang menampilkan peran-peran domestik perempuan lainnya.

Kegiatan ini mengambil tema ”Perempuan Inspiratif” yang akan menampilkan para perempuan inspiratif yang telah bekerja di bidangnya masing-masing dengan berbagai profesi.

Kegiatan ini terbagi dalam 4 rangkaian, yaitu Talk Show dan Bedah Buku, akan menampilkan perempuan inspiratif di bidang kesehatan, pengolahan pangan lokal, peran domestik sebagai pendamping suami, kewirausahaan dan budaya/adat.

Rangkaian kedua, Sosialisasi Anti Korupsi dan Bermain Semai, akan menampilkan peran perempuan dalam pemberantasan korupsi.

Ketiga, Edukasi Kesehatan, akan menampilkan bagaimana perempuan melawan penyakit kanker.

Keempat, Inspirasi BaKTI, akan menampilkan para legislator perempuan dari Kabupaten Maros, Kota Parepare dan Provinsi Sulsel yang berperan untuk menyusun kebijakan yang berpihak pada perempuan dan penyandang disabilitas.

Disepanjang ke-4 acara tersebut, perempuan-perempuan yang telah memiliki kreativitas dan kemampuan wirausaha akan menampilkan produk-produk unggulannya.

Secara khusus, Yayasan BaKTI melaksanakan Kegiatan Inspirasi BaKTI yang berlangsung pada 21 April 2017 jam 14.00 – 17.00 Wita di Gedung IPTEK Universitas Hasanuddin Lantai 2. Kegiatan ini dilaksanakan Yayasan BaKTI bekerja sama Pusat Penelitian dan Pengembangan Kependudukan dan Gender (P3KG) Universitas Hasanuddin.

Muh Yusran Laitupa menjelaskan, Inspirasi BaKTI adalah salah satu media pertukaran pengetahuan yang dikelola BaKTI, untuk menampilkan para inspirator cerdas. “Media ini diharapkan dapat memberikan pegetahuan baru kepada peserta dari pengalaman para narasumber,” ujarnya.

Acara ini rencananya akan dibuka oleh Rektor Unhas yang juga merupakan Perempuan Inspiratif dalam perannya sebagai pimpinan universitas dan dipandu oleh Luna Vidya sebagai Moderator.

Sumarni Arianto, Koordinator Kegiatan mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat dihadiri oleh 100 peserta dari berbagai unsur, lembaga dan institusi seperti mahasiswa, organisasi perempuan, organisasi pemuda, akademisi, organisasi profesi, pemerintah, anggota DPRD, LSM/CSO, masyarakat umum dan lainnya. “Juga disediakan sertifikat untuk Peserta,” katanya.

Kegiatan ini akan menampilkan 4 perempuan inspiratif, yaitu Hj Haeriah Rahman (Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Maros sebagai Inisiator Raperda Kabupaten Layak Anak): Mewujudkan Kabupaten Layak Anak; Fitriani (Anggota DPRD Kabupaten Maros sebagai Inisiator PAUD Holistik Integratif): Perda Pendidikan Anak Usia Dini; A Nurhanjayani (Anggota DPRD Kota Parepare): Memanfaatkan Reses Partisipatif untuk Menjaring Aspirasi Masyarakat sebagai Bahan Pentusunan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak; Rachmatika Dewi (Pimpinan DPRD Provinsi Sulsel): Perda Penyandang Disabilitas.

Lusia Palulungan, Program Manager MAMPU BaKTI, mengatakan, perlunya menjalin sinergi yang berkelanjutan di antara organisasi, lembaga dan institusi yang diorganisir oleh perempuan, yang selama ini fokus untuk pemberdayaan perempuan.

“Sehingga sinergi tersebut diharapkan dapat berdampak lebih besar, bukan hanya pada kemajuan perempuan namun peran serta perempuan telah dapat dinyatakan berkontribusi pada pembangunan daerah, bangsa dan negara,” katanya.

 

*Rilis

Komentar

Tagged:
Doc. 2017 [Fajar Pendidikan]
Fokus
Kemendikbud Susun Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan. Ini Daftarnya!
Setelah selesai membaca buku, Kepala UPTD Maros Baru, Ramli SE menceritakan isinya di hadapan peserta lainnya. Tampak Irlidya (jilbab hitam) sedang asik membaca buku.
Fokus
Gerakan Keteladanan, Strategi Jitu Gerakan Literasi di Maros
Para siswa dan guru memadati lapangan di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. Lokasi yang dijadikan pusat perayaan Hardiknas Tingkat Sulsel 2017.
Fokus
Peringatan Hardiknas Diwarnai Penyerahan Penghargaan