Nasional

Empat Tahun Berdiri, Puskesmas ini Andalkan Program Prolanis

230
0
HUT Prolanis Puskesmas Palanro ke-4

HUT Prolanis Puskesmas Palanro ke-4

Barru, Sulsel – Asisten II Bidang Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Barru, Drs Usman Arsyad M Si, menghadiri kegiatan HUT Prolanis Puskesmas Palanro ke-4, di halaman UPTD Puskesmas Palanro, Kecamatan Mallusetasi, Barru, Senin (15/5).

‘Kita Sukseskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Sehat, Barru Sehat, Palanro Sehat !!!’ menjadi tema pada acara Peringatan ini.

Turut hadir Plt Kadis Kesehatan Barru, Drs H Udin, Kepala BPJS Cabang Pare-pare hingga Camat Mallusetasi.

Dalam penyampaiannya, Usman Arsyad ikut mendukung penuh program Puskesmas Palandro dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui program Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) yang telah 4 tahun berjalan.

“Pertahankan program prolanis, pemerintah akan siap mengawal program-program dalam upaya mensejahterakan masyarakat serta mendukung program peningkatan kesehatan masyarakat Barru”, pangkasnya Usman Arsyad.

Reporter: Abdul Latif.

Komentar

Momen ulang tahun yang berakhir tragis. Foto: Ist
Nasional
Bahaya! Rayakan Ulang Tahun, Siswi Ini jadi Buta, Ini Penyebabnya
[5:11 AM, 10/22/2017] +62 823-4530-1112: STIP YAPI Dorong Mahasiswa Buka Cakrawala Dunia dengan Menulis FAJARPENDIDIKAN.co.id, Bone- Sejumlah Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) YAPI Bone mengikuti pelatihan jurnalistik di Aula Kampus setempat, Jumat (21/10/2017). Pelatihan ini terselenggara berkat kerjasama antara STIP YAPI Bone dengan Penerbit Syahadah. "Pelatihan jurnalistik ini bersifat berkala. Nanti akan ada follow up nya"ungkap Humas STIP YAPI Bone, Jumardi SPd MKes, kepada FAJARPENDIDIKAN.co.id, Minggu (22/10). Lebih lanjut Jumardi mengatakan, pelatihan jurnalistik dilaksanakan untuk menambah wawasan dan pengembangan keterampilan Mahasiswa STIP YAPI Bone. Melalui pelatihan itu, kata Jumardi, mahasiswa diharapkan bisa membuat karya tulis yang berguna bagi masyarakat khususnya dibidang pertanian. "Mahasisma diharapkan mampu menulis buku nantinya. (Membuka cakrawala dunia dengan menulis),"harapnya. Reporter: Abustan [2:42 PM, 10/23/2017] +62 823-4530-1112: Ket foto, Sejumlah peserta family camp saat baksos di pantai Tanjunnge, kecamatan Tonra, Bone, Sabtu (21-22/10/2017). [2:42 PM, 10/23/2017] +62 823-4530-1112: Jaling Silahturahmi, 6 Komunitas Baksos di Pantai Tonra Bone FAJARPENDIDIKAN.co. Id, Bone- Sebanyak 6 komunitas menggelar kegiatan Family Camp di desa Tanjunnge, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Sabtu (21/10) hingga Minggu (22/10/2017). Salah satu peserta, yang juga sebagai Ketua Contras, Andi Darmawan mengatakan, kegiatan family camp ini, selain untuk mempererat tali silaturahmi antar komunitas, juga sebagai langkah baksos berupa bersih-bersih di pantai Tanjunnge, Tonra. Selain itu, kata dia, Family Camp sebagai sarana ikut serta memperkenalkan potensi, lokasi wisata di kabupaten Bone. "Ini juga merupakan daerah baru untuk pariwisata, maka kami juga berinisiatif untuk perkenalan lokasi wisata daerah di kabupaten Bone, "kata Darmawan kepada FAJARPENDIDIKAN.co.id. Berikut nama-nama komunitas yang ikut dalam kegiatan Family Camp, yakni Komunitas Jelajah Anak Gunung (KPA JAGUNG), My Trip My Adventure, KPA Batara Mampu, Komunitas Jalan-jalan Seru Bone (JJS Bone ), Pejalan Bone, dan Contras. Reporter: Abustan [2:53 PM, 10/23/2017] +62 823-4530-1112: Jaling Silaturahmi, 6 Komunitas Baksos di Pantai Tonra Bone FAJARPENDIDIKAN.co. Id, Bone- Sebanyak 6 komunitas menggelar kegiatan Family Camp di desa Tanjunnge, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Sabtu (21/10) hingga Minggu (22/10/2017). Salah satu peserta, yang juga sebagai Ketua Contras, Andi Darmawan mengatakan, kegiatan family camp ini, selain untuk mempererat tali silaturahmi antar komunitas, juga sebagai langkah baksos berupa bersih-bersih di pantai Tanjunnge, Tonra. Selain itu, kata dia, Family Camp sebagai sarana ikut serta memperkenalkan potensi, lokasi wisata di kabupaten Bone. "Ini juga merupakan daerah baru untuk pariwisata, maka kami juga berinisiatif untuk perkenalan lokasi wisata daerah di kabupaten Bone, "kata Darmawan kepada FAJARPENDIDIKAN.co.id. Berikut nama-nama komunitas yang ikut dalam kegiatan Family Camp, yakni Komunitas Jelajah Anak Gunung (KPA JAGUNG), My Trip My Adventure, KPA Batara Mampu, Komunitas Jalan-jalan Seru Bone (JJS Bone ), Pejalan Bone, dan Contras. Reporter: Abustan [2:54 PM, 10/23/2017] +62 823-4530-1112: Itu file kedua di ambil krn yg pertama ada kesalahan [8:40 AM, 10/24/2017] +62 823-4530-1112: . [6:24 AM, 10/27/2017] +62 823-4530-1112: Dag dikasi terbit sy lihat itu berita pak, pdhal positif tuk diterbitkan [12:05 PM, 10/28/2017] +62 823-4530-1112: Murid SD Inpres 5/81 Salebba [2:22 PM, 11/7/2017] +62 823-4530-1112: Apa Kabar Visi Cerdas!?. Sekolah di Bone ini Kekurangan Guru, Murid Sering Tak Belajar FAJARPENDIDIKAN.co.id, Bone- Visi cerdas dengan terciptanya pemerataan pendidikan yang berkualitas, nampaknya belum sepenunya dirasakan sejumlah murid di sekolah di Bumi Arung Palakka ini. Begitupun misi meningkatkan pemerataan dan kualitas pendidikan yang berkeadilan berbasis nilai-nilai agama dan kearifan lokal, untuk mewujudkan manusia mandiri, belum menyentuh hingga ke semua sekolah di pelosok daerah. Hal itu seperti yang dialami murid di SD Inpres 5/81 Salebba, desa Salebba dusun Pallacari, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulsel. "Terdapat 30 anak yang tercatat sebagai murid di SD Inpres 5/81 Salebba. Selain kondisi bangunan sekolah yang sangat memprihatinkan karna masih menggunakan dinding papan yang sudah rapuh dimakan rayap, lantai ruang kelaspun masih beralaskan tanah, "ungkap Koordinator Yayasan Cahaya Hati Indonesia untuk Bone, Andi Isra, saat usai melaksanakan bakti sosial Yayasan Cahaya Hati Indonesia, di sekolah SD Inpres 5/81 Salebba, Jumat (27/10). Dan yang lebih mengglitik, lanjut Andi Isra, dari 30 murid SD yang tercatat itu, hanya diajar oleh seorang guru honor perempuan. Selain guru honor itu, hanya ada kepala sekolah, dan satu penjaga sekolah. "Jadi, dengan kondisi ini (kekurangan guru) proses belajar mengajar tidak bisa berjalan lancar,"terang Andi Isra kepada FAJARPENDIDIKAN.co.id. Bahkan, masih lanjut Andi Isra, satu guru honor yang harus menghadapi 30 murid, yang terbagi dalam 6 kelas, sering terkendala untuk sampai di sekolah. Pasalnya, sang guru honorer bertempat tinggal di dusun Salebba berjarak sekitar kurang lebih 5 KM dari lokasi SD Inpres 5/81 Salebba di dusun Pallaccari, dengan kondisi jalan yang sangat menantang untuk sampai ke sekolah. "(Jalanan berlumpur bak kubangan kerbau). Jadi kalau hujan, anak-anak (murid di SD Inpres 5/81 Salebba) kembali tidak belajar, (karena tidak ada guru),"jelasnya. "Anak-anak disana pas kami tanya tentang keinginan mereka, untuk sekolahnya, mereka secara spontan menjawab, "kami butuh guru"lanjutnya. Sebagaimana diketahui FAJARPENDIDIKAN.co.id, senin 23 Oktober 2017 Yayasan Cahaya Hati Indonesia melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembenahan Sekolah SD Inpres 5/81 Salebba, pengobatan gratis, pembinaan mental murid SD inpres 5/81 Pallacari, pembagian paket Al-quran, pembagian kaos dan perlengkapan belajar. Hadir dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Ponre dan Pemerintah Desa Salebba, unsur UPTD Kesehatan dan Pendidikan Kecamatan Ponre, beserta masyarakayat desa Salebba, dan Tim Dokter Cahaya Hati Indonesia beserta anggotanya. Selain itu, Yayasan Cahaya hati Indonesia juga telah menggelar Kegiatan Bakti Sosial di Desa Mulamenre’e, Kecamatan Ulaweng, Bone. *Baca juga versi cetak edisi 276 di halaman reportasia FAJAR PENDIDIKAN Reporter: Abustan [2:23 PM, 11/7/2017] +62 823-4530-1112: Murid SD Inpres 5/81 Salebba
Nasional
Pemerintah Kucurkan Rp 440 T untuk Pendidikan, Tak Boleh Lagi Ada Anak Putus Sekolah
Delegasi Indonesia yang berhasil menyabet tujuh medali di ajang International Earth Science Olympiad (IESO) ke-11 yang diselenggarakan di Centre International de Valbonne, Cote d’Azur, Perancis.
Nasional
Pelajar Indonesia Sabet 7 Medali di IESO 2017