Daerah

Materi Bupati Pangkep, Bukti Nawacita Presiden Jokowi

165
0

H Syamsuddin Hamid saat jadi pembicara di Aspaksindo

Pangkep, Sulsel – Kongres Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo), menjadi seksi dengan materi Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid, yang menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut, di Hotel Clarion Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/8/2017),

Bupati Pangkep, H Syamsuddin A Hamid, selaku pembicara dalam kongres tersebut, mengatakan, kesejahteraan masyarakat harus di mulai dari wilayah kepulauan dan Pesisir, dengan mewujudkan sumber daya manusia yang baik.

“Untuk membangun Wilayah Kepulauan Tidak ada tawar menawar ini adalah persoalan kebijakan, persoalan kesejahteraan harus lahir dari wilayah kepulauan, karna potensi kepulauan kita berlimpah,” tegas Syamsuddin.

Dalam materinya dia juga menyampaikan, saat mulai menahkodai Pangkep di awal priodenya, dirinya selalu siap membangun masyarakat kepulauan dan daerah pesisir, buktinya dengan terwujudnya, 35 bangunan sekolah Menengah Pertama (SMP) di kepuluan.

“Saya mau, Sulawesi Selatan dapat menjadi tolak ukur Indonesia dan nawacita adalah prioritas untuk mewujudkan ekonomi terbesar dengan poros maritimnya,” terang Syamsuddin.

Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep, Faisal yang ikut hadir dalam kongres tersebut, mengakui materi Syamsuddin yang menyatakan, nawacita presiden harus menjadi prioritas, kesejahteraan dan peningkatan ekonomi poros maritim harus segera diwujudkan.

“Saya sepakat dengan pernyatan Bupati Pangkep dan bangga dengan niay baik untuk membangun kepulauan dan pesisir, baik, Indonesia, Sulawesi selatan dan Kabupaten Pangkep,” ungkap Faisal.

Reporter: Adhan

Komentar

Tim Rescue Pos SAR Bone menyisir lokasi kejadian untuk melakukan pencarian, Kamis (4/5).
Daerah
Nelayan Hilang, Tim SAR Bone Sisir Perairan Tanjung Pallette
Muh. Iqbal Aktivis Asal Kolaka Timur
Daerah
Aktvis HIPMA Koltim: Yerussalem Bukan Milik Amerika
IMG_7201
Daerah
Ulang Tahun ke-54, Bupati Bone Merasa Susah, Ini Penyebabnya