Daerah

Komunitas Guru Belajar Bahas 9 Karakter Anti Korupsi Lewat Media Pembelajaran

263
0

Fatimah saat mejelaskan 9 Karakter Anti Korupsi Lewat Media Pembelajaran di Taman Arung Palakka Bone, Sabtu (2/12).

Bone, Sulsel – Penanaman karakter anti korupsi perlu ditanamkan sejak dini. Guru memiliki peran strategis dalam penanaman nilai-nilai karakter anti korupsi pada siswa. Karakter anti korupsi harus diajarkan sejak dini melalui instrumen pendidikan.

Hal itu seperti yang dibahas oleh beberapa guru dan pemerhati pendidikan dalam Temu Pendidik (MUDIK) Komunitas Guru Belajar Bone (KGB), di Taman Bunga Bone, Sabtu (2/12). KGB adalah gerakan yang diinisiasi oleh Kampus Guru Cikal bersama Najela Shihab dan memiliki cabang di hampir seluruh daerah.

Kegiatan MUDIK di daerah bertujuan membahas masalah siswa di dalam kelas. Dalam MUDIK yang digelar belum lama ini, bertajuk “9 Karakter Anti Korupsi Lewat Media Pembelajaran.” Hadir sebagai pembicara, Fatimah Anti Astudy (guru MTs Al-ikhlas Bone) dan Akbar (guru MTs Darul Hikmah Sinjai). Mereka adalah guru belajar yang juga Alumni Teacher Super Camp 2017 KPK.

Fatimah menjelaskan, Teacher Supercamp 2017 adalah pelatihan guru di Bogor, pada 13-18 November. Pelatihan untuk guru yang lolos seleksi karya pembelajaran anti korupsi dengan memilih salah satu media, yaitu cerpen/cergam/dongeng, naskah drama/film, permainan/projek, boardgame.

Menurutnya, sangat penting menanamkan sikap anti korupsi di lingkungan pendidikan karena sikap anti korupsi adalah cita-cita bersama. “Banyak contoh kasus seperti pemberian hadiah kepada guru/kepala sekolah dengan maksud diberi nilai tinggi, siswa yang menyontek, pungli atau saling mengganggu di lingkungan sekolah, dan lainnya. Dalam mengantisipasi masalah tersebut, diperkenalkan 9 karakter anti korupsi oleh KPK, yaitu jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, sederhana, adil, kerja keras, berani,” kata Fatimah kepada fajarpendidikan.co.id.

Pengenalannya, lanjut Fatimah, disajikan dalam berbagai media pembelajaran dan inovasi guru. Dalam pertemuan KGB kemarin, dirinya memperkenalkan cerpen. Sedangkan Akbar dengan permainan digital serta meminjam 2 produk teman alumni TSC 2017, yaitu quote’s stone dari st Kulsum (Bandung) dan Sengklek/dende (Sugeng Ariadi dari Jatim).

Tak lupa beberapa ice breaking dan buku-buku serta games dari KPK, seperti keranjang bolong, PDKT dan kwartet juga dimainkan. Saking serunya kegiatan, salah seorang difabel yang biasa nongkrong di taman Arung Palakka, tempat MUDIK KGB Bone, mendekati kelompok yang sedang belajar. “Kami pun sesekali mengajaknya berkomunikasi sebagai penerapan salah satu sikap anti korupsi, yakni peduli,” katanya.

Difabel itu pun, disebutnya, menemukan kemerdekaannya dalam belajar atau mendekati tempat belajar. Begitu juga dengan peserta MUDIK KGB Bone, sembari berharap, semoga dalam MUDIK berikutnya, akan lebih banyak lagi rekan guru dan pemerhati pendidikan yang bergabung dan merdeka belajar.

“Dalam mudik berikutnya, Insya Allah awal bulan depan. Sebagai penutup kegiatan MUDIK ini, guru yang hadir akan mengunduh beberapa produk anti korupsi dari KPK dan mengintegrasikannya dengan mata pelajaran masing-masing serta turut peduli dengan perilaku anak didiknya yang seyogyanya adalah tanggung jawab semua warga sekolah, bukan sekadar tugas guru BK,” tutup Fatimah.

Reporter: Abustan

Komentar

Tagged:
Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan bersalaman para Kepala Lembang Yang terpilih.
Daerah
Ini Nama Kepala Lembang yang di Lantik Bupati Toraja Utara
Kabid SMP/MTs Dinas Pendidikan  Kabupaten Bone, M Ramli.
Daerah
211 SLTP di Bone, Hanya 2 Sekolah Siap UNBK, Ada Apa?
Para mahasiswa KKN STIE Nobel yang tersebar di pelosok-pelosok Kelurahan/Desa menggarap tak hentinya program kerja yang telah dicanangkan.
Daerah
Tularkan Virus Kewirausahaan