Buka Prodi S2 MARS, FKM Unhas Divisitasi LAM PTKes

Foto bersama setelah dilakukannya asesmen lapangan pembukaan program studi magister administrasi rumah sakit.[Foto:/Ist]
Foto bersama setelah dilakukannya asesmen lapangan pembukaan program studi magister administrasi rumah sakit.[Foto:/Ist]

Makassar, FajarPendidikan.co.id – Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM PTKes) melakukan kunjungan visitasi akreditasi minimal ke FKM Unhas, Rabu-Jumat, 28-30 November 2018. Visitasi ini sebagai persyaratan akreditasi minimum pembukaan program studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS).

LAM PTKes menugaskan dua asesor yaitu, Dr Dumilah Ayuningtyas, MARS dan Dr dr S A Nugraheni, MKes. Keduanya merupakan asesor senior.

Acara tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Muh Restu dan dihadiri oleh Dekan FKM, Wakil Dekan, para guru besar, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa yang berlangsung di ruangan K225 .

Dalam sambutannya, Prof Restu menyampaikan apresiasi kepada asesor yang telah meluangkan waktu dan berkenan melakukan visitasi. Prof Restu juga menyampaikan proses pendirian program studi baru di Unhas setelah menjadi PTN Badan Hukum.

Sementara itu, Dekan FKM Unhas, Dr Aminuddin Syam, SKM., MKes., M Med Ed., kembali mengisahkan proses persiapan pendirian program studi MARS ini. Menurutnya, keinginan membuka program studi MARS telah dimulai pada sekitar enam tahun lalu. Perubahan standar usulan program studi baru menjadi tantangan tersendiri.

“Saya masih ingat di tempat ini (K225) dilakukan lokakarya untuk pendirian program studi MARS. Namun, setelah melewati jalan panjang, akhirnya pada hari ini divisitasi juga. In syaa Allah, Prodi ini akan menjadi centre of excellent dan memberi daya ungkit yang besar di Kawasan Timur Indonesia,” jelas Dr Aminuddin.

Pada kesempatan yang sama, presentasi borang usulan program studi MARS dilakukan oleh Dr Syahrir A Pasinringi. Dalam paparannya, Pak Chali sapaan akrab Dr Syahrir menegaskan perlunya program studi MARS ini berdiri sendiri dan kesiapan sumber daya yang dimilikinya.

“Regulasi yang ada mengharuskan seorang kepala RS mesti tenaga medis dan memiliki pendidikan lanjut terkait manajemen RS. Di sisi lain, ada sejumlah bidang kajian yang mesti dikuasai terkait manajemen RS. Nah, dengan menjadi program studi mandiri, lepas dari Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, kita lebih leluasa dalam menempatkan bahan kajian dalam kurikulum,” terang Pak Chali.

Sebagaimana kita ketahui, saat ini FKM Unhas mengelola empat program studi. Dua Prodi jenjang sarjana yaitu, S1 Kesmas dan S1 Ilmu Gizi. Sementara Prodi jenjang magister dan doktor masing-masing satu yaitu, S2 dan S3 Kesehatan Masyarakat. Selama ini, konsentrasi MARS sebagai salah satu peminatan dalam Prodi S2 Kesmas.

Reporter: Ibhel