Dosen di Bone Ajari Murid Cara Mudah Menulis Puisi

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Selain tugas pendidikan dan pengajaran, serta pelaksanaan penelitian, pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) merupakan salah satu pengimplementasian pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. PKM merupakan kegiatan sivitas akademika dalam mengamalkan dan membudayakan IPTEK dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Hal tersebut seperti yang dilaksanakan Dosen PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Univ. Neg. Makassar di sekolah mitra yakni di SD Inpres 3/77 Manurunge dengan peserta Siswa Kelas IV dan V SD Inpres 3/77 Manurunge.

Diketahui, Ketua Pelaksana PKM Dr Hj Rukayah MPd dengan Anggota /Tim Drs Abd Hafid SPd dan MPd, Drs Hasbi Rauf SPd MPd.

Dr Hj Rukayah kepada awak media ini mengatakankan, pelaksanaan kegiatan PKM dilakukan dalam tiga tahapan yakni: persiapan, pelaksanaan, dan akhir pelaksanaan.

Tahap Persiapan, lanjutnya, terlebih dahulu melakukan survey lokasi yakni SD Inp. 3/77 Manurunge, pembuatan jadwal kegiatan PKM, penyusunan bahan/materi pelatihan. Selanjutnya, mengembangkan/membuat media rangsangan sebagai sumber inspirasi, dan media lain yang dapat menarik siswa dan menyiapkan seluruh alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan PKM.

Baca Juga :   Jangan Menyerah, Ini yang Perlu Kamu Lakukan saat Tak Lolos PTN

Pelaksanaan pelatihan di SD Inpres 3/77 Manurunge berlansung selama lima kali pertemuan yaitu 28 Juni sampai 4 Juli 2019 lalu. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan tahapan, pemberian informasi kepada peserta tentang puisi, teknik/model menulis puisi, mengapa puisi perlu dikuasai, unsur-unsur puisi dan langkah langkah dalam menulis puisi anak-anak.

“Termasuk pemberian contoh penggunaan diksi, pengembangan tema, penyisipan gaya bahasa, penggunaan berbagai jenis rima, dan pengungkapan kalimat pesan, Latihan menulis puisi dengan mengaplikasikan berbagai teknik/model menulis puisi yang telah diperkenalkan: model defenisi, model rangsang lagu, model rangsan gambar, dan model akrostik,”jelas Dr Rukayah

Lebih lanjut dr Rukayah mengatakan, tahap Akhir pelaksanaan kegiatan adalah berupa evaluasi. Evaluasi kegiatan dimaksudkan untuk memperbaiki tugas-tugas yang diberikan kepada peserta. Sementara evaluasi tingkat penguasaan peserta terhadap materi pelatihan diberikan selama proses kegiatan berlangsung dan setelah kegiatan berlangsung.

“Setelah selesai kegiatan, peserta diberikan tugas oleh tim PKM untuk menulis puisi dengan memilih salah satu model pengembangan serta memperhatikan unsur-unsur pembangun puisi,” jelasnya.

Baca Juga :   Terima Penghargaan di HUT SMA 1 Barru, Ini Kata Ibu Siswa Peraih Award Gold 2017

Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan PKM yakni cara mudah menulis puisi adalah diantaranya meliputi para peserta mampu menetapkan tujuan/pesan sesuai dengan tema puisi, dapat memilih dan menggunakan diksi, dapat menggunakan berbagai jenis rima sebagai unsur pembentuk keindahan dalam puisi.

Peserta dapat memahami langkah-langkah menulis puisi berdasarkan: model rangsang lagu, model defenisi, model ransang gambar, dan model akrostik. Menumbuhkembangkan budaya gemar menulis serta melatih peserta menggunakan bahasa secara tepat dalam bentuk permainan-permainan bahasa karena menggunakanan rima (persamaan bunyi) yang dapat menampilkan keindahan puisi secara lahiriah.

Reporter: Abustan