Kesehatan Masyarakat Berkibar di Timur Indonesia melalui Persakmi

Foto bersama seusai kegiatan seminar dan pelantikan dan penyerahan SK terhadap pengurus Daerah Persakmi Provinsi Papua dan 19 Pengurus Cabang Persakmi Se kabupaten/kota Papua.[Foto:/Ist]
Foto bersama seusai kegiatan seminar dan pelantikan dan penyerahan SK terhadap pengurus Daerah Persakmi Provinsi Papua dan 19 Pengurus Cabang Persakmi Se kabupaten/kota Papua.[Foto:/Ist]

Papua, FajarPendidikan.co.id – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cendrawasih (Uncen) bekerjasama dengan Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Msyarakat Indonesia (Persakmi)  Papua menggelar seminar, workshop dan sesi poster, Sabtu, 17 November 2018.

Dekan FKM Uncen, Dr Arius Togodly, SPd., MKes., yang juga bertindak sebagai panitia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang banyak membantu dalam kegiatan seminar ini dan kemajuan FKM Uncen secara keseluruhan.

Seminar tersebut dibuka oleh rektor Uncen, Dr Ir Apolo Safanpo, ST., MT., Dalam sambutannya, Apolo banyak mengurai pentingnya pendidikan dan kualitas SDM terutama dalam era revolusi 4.0.

Tampil sebagai pembicara Prof Dr Ridwan Amiruddin, SKM, MKes., MSc.PH, Ketua Umum PP PERSAKMI; Prof Sukri Palutturi, SKM, MKes., MSc.PH, PhD, Guru Besar FKM Unhas. Pembicara lainnya adalah Dr. Aminuddin Syam, SKM, M.Kes., M.Med.Ed., Dekan FKM Unhas, drg. Aloysius Giayi, M.Kes., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Dr. M. Bagus Qomaruddin, Drs., MSc, Dosen FKM Unair.

Seminar tersebut mengusung topik, “Ayo Hidup Sehat, Mulai Diri Kita, Peran Persakmi, Penguatan Kesehatan Masyarakat dan Institusi Pendidikan” dan juga dirangkaikan dengan pelantikan dan penyerahan SK terhadap pengurus Daerah Persakmi Provinsi Papua dan 19 Pengurus Cabang Persakmi Se kabupaten/kota Papua.

Baca Juga :   Pascasarjana Unhas Implementasikan Program Jarak Jauh Luar Negeri

Menurut Ketua Umum PP Persakmi, Prof Dr Ridwan Amiruddin, SKM, MKes., MSc.PH menyampaikan kepada seluruh pengurus bahwa terjadi Kebangkitan literasi kesmas  di Papua. “Terbentuknya jaringan Persakmi di seluruh Papua, sebagai langkah strategis penguatan SKM di ujung tombak layanan  upaya  kesehatan berbasis masyarakat (UKBM). Persakmi akan memberikan pendampingan dalam berbagai kegiatan training, pendidikan maupun riset,” jelasnya.

Prof Dr Andreas Rantetampang, MKes., sebagai pendiri dan dekan pertama FKM Uncen juga hadir di tengah-tengah acara tersebut. “Berterima kasih kepada Persakmi. Saya senang alumni saya para SKM bekerja dimana-mana bukan hanya di pemerintahan tetapi juga di sektor swasta,” katanya.(Rls)