Mantapkan Rencana Kerja 2020, PNUP Gelar Raker

Ketua panitia raker PNUP, Ibrahim Abduh, SST., MT., (kiri) mendampingi Direktur PNUP, Ir Muhammad Anshar, MSi., Ph D., (kanan) saat menyampaikan sambutan pada pembukaan raker PNUP. [Foto: Ahadri/Fajar Pendidikan]
Ketua panitia raker PNUP, Ibrahim Abduh, SST., MT., (kiri) mendampingi Direktur PNUP, Ir Muhammad Anshar, MSi., Ph D., (kanan) saat menyampaikan sambutan pada pembukaan raker PNUP. [Foto: Ahadri/Fajar Pendidikan]

Makassar, FajarPendidikan.co.id – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menggelar pleno rapat kerja (raker) penyusunan rencana kerja 2020 selama tiga hari, 24-25 Januari 2018 yang berlangsung di Hotel Rinra Makassar. Acara yang dibuka oleh Direktur PNUP, Ir Muhammad Anshar, MSi., Ph D., ini, dihadiri sebanyak 84 peserta yang terdiri atas seluruh pimpinan dan pejabat struktural lingkup PNUP.

Dalam sambutannya, Direktur PNUP berharap agar dari rapat kerja penyusunan rencana kerja 2020 ini diperoleh rumusan konsep perencanaan dan pengembangan PNUP ke depan. Mengingat politeknik merupakan penyelenggara pendidikan terapan yang menyediakan tenaga terampil tingkat madya yang dapat berperan secara optimal sesuai harapan dari kalangan dunia usaha dan industri serta dunia kerja.

Ia menambahkan, melalui rapat kerja dapat dibangun manajemen strategis yang mengkolaborasikan bottom up dan top down policy untuk membangun suatu proses perencanaan yang timbal balik untuk percepatan pengembangan PNUP di semua lini.

Di kesempatan yang sama, Ibrahim Abduh, SST., MT., selaku ketua panitia raker PNUP menambahkan bahwa raker kali ini pihaknya menghadirkan dua pemateri dari Kemenristekdikti yaitu Direktur Sarana dan Prasarana (sarpras) dan Sekretaris Ditjen Kelembagaan IPTEK dan Dikti.

Baca Juga :   PNUP Buka Pendaftaran Jalur Mandiri

Keduanya diundang sebagai pihak yang mewakili pemerintah untuk memberikan pencerahan dan menambah wawasan kepada para peserta raker mengingat pemerintah kini mulai fokus terhadap pembangunan Sarpras pada bidang vokasi.

“Sarpras pada pendidikan vokasi era revolusi industri 4.0 harus memenuhi pembelajaran dan praktik yang moderen. Terkait dana yang relatif besar untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PNUP tengah menyusun anggaran melalui raker ini yang akan diajukan ke Kemenristekdikti untuk bisa direalisasikan tahun depan,” ungkap Ibrahim Abduh.

Rapat pleno yang berlangsung tiga hari tersebut merupakan lanjutan dari sidang komisi yang telah dilakukan sebelumnya di kampus PNUP.  Secara umum, sidang pleno merupakan puncak dari seluruh rangkaian rapat komisi yang telah dilaksanakan. Selain bertujuan untuk merancang program kerja dan rencana kinerja di tahun 2020, sidang pleno juga bertujuan mengevaluasi program kerja sebelumnya dan yang sementara berjalan.

“Untuk memudahkan jalannya pleno, dibentuk tim perumus yang dibagi menjadi tiga komisi. Mereka bertugas merumuskan hasil kompilasi sementara yang selanjutnya akan dilakukan verifikasi lanjutan tentang usulan program dari semua unit kerja serta melakukan kompilasi berdasarkan jenis program dan kegiatan. Kompilasi tersebut sangat penting sebagai dokumen perencanaan serta untuk memudahkan pimpinan didalam mengambil kebijakan tahun 2020 yang terarah, fokus, efektif dan efisien, produktif dan keberlanjutan,” pungkasnya.

Baca Juga :   PNUP Lakukan Pendampingan Pendirian Politeknik Majene

 

Reporter: Ibhel