Pembuatan Cinderamata Batu Alam oleh Dosen Unibos di Desa Allakuang

Suasana pelatihan pembuatan cinderamata berbahan dasar batu alam yang dilaksanakan di Kantor Desa Allakuang, Minggu, 8 September 2019.

Sidrap, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Sebagai salah satu program pengabdian masyarakat, dosen Universitas Bosowa (Unibos) gelar pelatihan pembuatan cinderamata berbahan dasar batu alam.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Allakuang, Minggu, 8 September 2019.

Kegiatan itu juga dihadiri pemilik Galeri Desa Allakuang, M.Basir sebagai pengelola hasil kreasi masyarakat.

Selain program pengabdian, pelatihan ini juga dilaksanakan dengan tujuan untuk mendorong kreativitas masyarakat dalam menciptakan kreasi baru dalam pemanfaatan limbah batu gunung.

“Disini kami ingin latih masyarakat memanfaatkan sisa pembuatan produk konvensional seperti cobekan, lesung, batu nisan, dan lain-lain untuk menjadi sesuatu yang baru yang memiliki nilai jual,” ungkap Dr Zulkifli Makkawaru selaku dosen Unibos yang melaksanakan pengabdian tersebut.

Salah satu contoh hasil kreativitas cinderamata berbahan dasar batu alam.

“Kami juga berharap ini dapat meningkatkan pendapatan perajin batu gunung dan menciptakan produk baru yang mendukung desa Allakuang sebagai desa wisata berbasis budaya kerajinan batu,” tambahnya.

Pelatihan yang ditujukan kepada anggota kelompok perajin batu sebagai mitra ini diberikan beberapa pembinaan termasuk mulai dari pemaparan dan praktik langsung pembuatan cinderamata pemadatan serbuk batu menggunakan bahan lem fiber atau resin.

Baca Juga :   Terapkan Pembelajaran yang Inovatif, Mahasiswa Administrasi Negara Unibos Kunjungi Benteng Rotterdam

Selanjutnya dengan hasil tersebut dibuat menjadi aneka bentuk seperti gantungan kunci bentuk cobek, doraemon, hello kitty, binatang dan lain-lain.

Dalam kegiatan ini, Dr Zulkifli Makkawaru melaksanakan pengabdian bersama Dosen Unibos Beche binti Mamma. (FP/Rls)