Perang Uhud dan Pilpres 2019

Ilustrasi

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Kemenangan Perang Badar dengan jumlah pasukan tak berimbang membuat umat Islam begitu yakin akan mampu mengalahkan siapa pun atas pertolongan Allah karenanya setahun kemudian umat islam begitu yakin akan mampu mengalahkan pasukan Qurays di perang Uhud.

Ada pesan penting dari Rasulullah sebagai Panglima Perang saat itu, bagi seluruh pasukan pemanah, jangan pernah meninggalkan posnya sebelum ada instruksi dari Rasulullah.

Tetapi apa yang terjadi, melihat kemenangan sudah ditangan, pasukan pemanah meninggalkan posnya dan seketikan pasukan Khalid Bin Walid yang melihat itu memanfaatkannya dengan menyerang sisa pasukan pemanah dan akhirnya kemenangan yang sudah ditangan kemudian lepas.

Disisi lain, Kaum Qurays ingin menghancurkan mental pasukan muslim dengan menyatakan bahwa Rasullah sudah terbunuh agar perlawanan kaum muslimin berakhir dan kemenangan penuh ditangan kaum Qurays. Pasukan muslim mundur lalu begitu tiba di Madinah, tanpa mengganti pakaian kembali menyerang pasukan qurays dan akhirnya pasukan Qurays yang sudah merasa menang ternyata tak berani menghadapi pasukan Muslimin dan akhirnya di cap kalah.

Baca Juga :   Gubernur Sulsel: "Jempol Buat Mayjend TNI Agus"

Lalu apa hubungannya dengan pilpres??

Pihak yang saat ini masih bisa kehilangan kemenangannya jika tak disiplin apalagi bertindak seperti pasukan pemanah dan pihak yang saat ini dianggap kalah bisa jadi akan benar-benar kalah jika menyerah dan menganggap dirinya sudah benar-benar kalah.

Maka kedua tim akan lebih baik jika tetap berjuang menjaga suara rakyat dan menghancurkan segala manipulasi dan kecurangan jika betul-betul terjadi dan pihak menang juga berjuang menjaga kemenangannya agar kredibilitasnya tak menjadi masalah

Buat guru, semua ini bisa menjadi pembelajaran dan analisa buat anak didiknya di sekolah. (*)