PERSAKMI Sulsel Gelar Dialog Akhir Tahun

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id-Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Sulawesi Selatan menggelar dialog akhir tahun dengan tema Refleksi Pembangunan Kesehatan Masyarakat Indonesia dan Prospek di Tahun Politik. Dialog ini dilaksanakan pada  31 Desember 2018 di Warkop 88  Kota Makassar yang terletak di sekitar daya.

Ketua PERSAKMI Sulsel, Prof Sukri Palutturi PhD menyampaikan bahwa agenda dialog akhir tahun ini lebih mendorong agar para SKM yang ada di Sulsel ini lebih diberdayakan pada semua level pemerintahan.

Hadir dalam dialog tersebut, Ketua Umum PP PERSAKMI, Prof Dr Ridwan Amiruddin. Menurut beliau Dialog akhir tahun ini penting untuk membangun silaturahim. Sekaligus mereview agenda pembangunan kesehatan yang telah lewat dan refleksi agenda kedepan.

Evaluasi agenda yang lewat terfokus pada capaian indikator kesehatan yang masih melambat, misalnya stunting, sumber daya manusia, jaminan kesehatan nasional dan lain-lain. Pada era disruption ini, inovasi-inovasi strategis adalah keniscayaan, program berbasis artificial intelligence sudah perlu di introduce. Selain itu, Peningkatan kapasitas SDM yang lebih terkordinasi perlh di tinjau kembali.

Muhammad Hatta SKM MKes, Ketua PERSAKMI Kab. Maros menambahkan bahasa dalam dialog akhir tahun 2018 memberikan masukan agar tenaga SKM dapat diberikan peran dan kesempatan lebih luas khususnya dalam dunia pekerjaan baik pemerintah maupun swasta.

Selain itu juga hadir Andi Salman Baso, SKM sekretaris Camat Kec. Tamalanrea yang sebelumnya sebagai lurah Tamalanrea Jaya. Beliau banyak bercerita pengalaman dirinya menjadi pejabat di tingkat lurah maupun kecamatan bahwa SKM dengan kapasitas yang dimilikinya dapat menduduki jabatan seperti itu. SKM memiliki kemampuan pemberdayaan dan pengorganisasian masyarakat.

Peserta lainnya adalah para pengurus daerah dan cabang PERSAKMI Sulsel yang tersebar dan bekerja di berbagai instansi misalnya BBPK Makassar, Perguruan Tinggi dan Rumah Sakit. (*)