Ramalan Kiamat Issac Newton

Sir Issac Newton [Foto: Int]

Makassar, FajarPendidikan.co.id—Sir Issac Newton adalah seorang ahli matematika astronom, dan fisikawan Inggris di abad ke 16 M. Dia dianggap sebagai filsuf alam yang banyak  diakui sebagai salah satu ilmuan paling berpengaruh sepanjang masa. Newton juga disebut-sebut sebagai tokoh kunci dalam revolusi ilmiah dizamanya.

Di abd ke 16 M, Pencarian Prisca Sapienta atau tentang Kebijaksanaan Suci merupakan fokus utama para ilmuan. Bahkan Newton tidak luput untuk mempercayai teks-teks filsuf kuno, aliran mistiskus dan tokoh Alkitab yang menyembunyikan ajaran suci.

Newton meyakini arsitektur simbolis, diartikan dengan matematika hingga menggungkap bagaimana alam semesta terbentuk dan berakhir.

Dalam catatn sejarah, Newton pernah mempelajari seluruh ayat-ayat yang tertulis pada Kuil Salomo (Sulaiman) yang menceritakan kronologi kerajaan kuno pada tahun 1675, juga menceritakan salinan Manna atau rahasia peralihan sifat alkimia.

Newton menyatakan alasannya untuk memeriksa Bait Suci salomo: “Filosofi ini, bak spekulatif dan aktif, tidak hanya ditentukan dalam volume alam, tapi juga dalam kitab suci, seperti dalam Kejadian, Ayub, Mazmur, Yesaya dan lainnya.  Dengan pengetahuan tentang Filosofi ini, Tuhan menciptakan Sulaimansebagai filsuf terbesar di dunia”

Menurut Prof MorrisonTessa dari Universitas Tessa yang tertuang dalam makalah tahun 2011, disebutkan bahwa Newton memeriksa barisan tiang, diantaranya jumlah kolom, tinggi, ketebalan, interval dan gaya. Newton mengklaim bahwa sangat mungkin untuk membedakan rencana Kuil Sulaiman.

Dalam sebuah surat tahun 1704 yang kini terpajang di Universitas Ibrani Yerussalem, Newton menjelaskan bahwa setelah 30 tahun menganalisis pengukuran, rasio, proporsi, dan fitur arsitektural bangunan Bibel. “Tanggal, eaktu dan sistem angka yang terdapat dalam bagian kitab suci, Newton menyatakan bahwa akhir sunia akan terjadi pada tahun 2060 dan paling lambat terjadi tahun 2300. (Berbagi Sumber)