Sekilas Tentang “Otak Udang”

Udang

Makassar, FajarPendidikan.co.id— Otak Udang, istilah ini mungkin tidak asing ditelinga masyarakat. Betapa tidak, dari usia muda hingga usia senja kerap menggunakan istilah ini untuk menggambarkan sifat seseorang atau sebutan lain dari kata bodoh, goblok, tidak pintar. Meski sebenarnya dia cerdas.

Tapi uniknya, dari ribuan bahkan ratusan hewan yang hidup di jagat raya kenapa justru Udang yang digunakan untuk menggambarkan istilah ini.

Pertanyaan ini mungkin muncul dibenak Anda tapi entah siapa pencetus dan sejak tahun berapa istilah ini ada. Dan mengapa istilah otak udang ini bisa sampai di telinga masyarakat.

Istilah ini mungkin familiar di telinga Anda, tetapi biasanya masyarakat lebih cenderung menggunakan kata bodoh atau goblok.

Kata otak selalu dikaitkan dengan kepala, maka apa yang terdapat didalam isi kepala adalah otak. Tetapi  beda halnya dengan udang, dalam kepala udang berisi makanan. Kemudian dua kata ini dikaitkan, sehingga muncullah istilah “otak udang” karena pada dasarnya otak udang hanya berisi makanan atau dengan kata lain “perut di dalam kepala” dan perumpamaan ini biasanya dipakai untuk menggambarkan sifat seseorang yang tidak pintar, bodoh, goblok .

Selain sistem pencernaan, dikepala juga terdapat jantung, hati, dan berbagai macam organ lain yang pada manusia terdapat pada perut. Jadi isi kepala udang seperti isi perut manusia, yaitu kebanyakan berupa organ-organ pencernaan. Sehingga manusia bila berpikir berdasarkan perutnya (hawa nafsu), tidak menggunakan otaknya untuk memilih baik atau buruk, halal atau haram, dan sebagainya… maka pantaslah jika ada yang menyebut otak udang.

Istilah ini disematkan ke udang karena prilaku undang yang berenang mundur, bahkan melompat mundur. Sehingga orang yang tidak mau maju kadang juga disebut/diibaratkan udang. Walau sebenarnya ada hewan khusus yang memang berjalan mundur yaitu Undur-undur yang katanya bisa digunakan untuk menyembuhkan diabetes dan hipertensi.