Tolak UU Kontroversial, Mahasiswa dan Pemuda di Bone Duduki Kantor DPRD

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Pasca aksi demonstrasi besar-besaran ribuan mahasiswa di Makassar, Selasa (24/9/2019), kini giliran ratusan mahasiswa dan pemuda di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bone, Jl Kompleks Stadion Lapatau, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Rabu (25/9/2019).

Dalam aksinya, mereka dengan tegas menyuarakan penolakan terhadap UU RUU kontroversial yang digodok DPR dan Pemerintah.

Menegaskan aksinya, mereka yang terdiri dari gabungan sejumlah organisasi pemuda dan mahasiswa di Bumi Arung Palakka itu, masuk dan menduduki ruang rapat paripurna DPRD Bone. Peserta aksi menulis ‘Gedung DPRD disita’.

Di ruang rapat paripurna DPRD Bone, mereka meneriakkan dengan lantang ‘revolusi, revolusi, revolusi’ dan menyatakan mosi ketidakpercayaannya ke anggota DPR dan Presiden. Mendesak DPRD Bone untuk meneruskan aspirasi ke DPR RI.

“Penolakan pengesahan revisi UU KPK dan RUU KUHP yang kontroversial. Kami mendesak DPRD Bone untuk meneruskan aspirasi ke DPR RI, dan mosi tidak percaya DPR dan presiden,” kata Jenderal Lapangan, Iwan, dalam rilisnya.

Baca Juga :   Kacabjari Bone Ajak Masyarakat Kawal Dana Pendidikan

Informasi dihimpun FAJAR PENDIDIKAN, aksi yang dikawal sebanyak 150 personel keamanan tersebut sempat terjadi insiden pembakaran kursi di pintu masuk gedung DPRD Bone.

Setelah sekira 6 menit, kobaran api di pintu masuk berhasil dipadamkan oleh petugas dengan menggunakan tabung pemadam api dan menyiramkan air.

Sebelumnya, aksi serupa juga disuarakan Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI P 45) Cabang Bone di sejumlah kantor pemerintah di Bumi Arung Palakka, Selasa (24/9).

Yakni di Kantor DPRD Bone, Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Bone dan Kantor Bupati Bone.

Reporter: Abustan