BRI Kucurkan Rp300 Juta, Pemkab Barru Genjot Pengembangan Wisata Pasir Putih Batupute

Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi pesisir dan pemberdayaan masyarakat desa. Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Barru, Rabu (13/5/2026), yang dihadiri Sekretaris Daerah Barru, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga, pimpinan BRI Barru, Camat Soppeng Riaja, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga pengelola BumDes Desa Batupute.

Dalam pertemuan itu, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Barru, Dr. H. Muh. Syukri, menyebut kawasan pesisir Desa Batupute memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Barru.

Menurutnya, pemerintah desa bersama masyarakat saat ini mulai menyiapkan langkah pengembangan kawasan wisata secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek legalitas lahan, tata ruang wilayah, pelestarian lingkungan, serta keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

Dukungan nyata terhadap pengembangan kawasan wisata tersebut datang dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program Desa BRILiaN. Desa Batupute berhasil memperoleh bantuan sebesar Rp300 juta untuk mendukung revitalisasi dan penataan kawasan wisata pesisir.

Baca Juga:  Pemkab Barru dan PT Semen Tonasa Jalin Kerja Sama Pengelolaan Sampah Berbasis RDF di HUT ke-57

Pimpinan Cabang BRI Barru, Ardiansyah, menjelaskan bahwa Desa Batupute masuk dalam jajaran 12 Desa BRILiaN terbaik tingkat nasional sehingga mendapatkan dukungan pengembangan dari pihak perbankan.

“Bantuan ini diharapkan dapat mendorong pengembangan sektor pariwisata desa sekaligus memperkuat pemberdayaan potensi masyarakat lokal,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menyampaikan apresiasi atas dukungan BRI dalam mendorong pengembangan wisata berbasis desa di Kabupaten Barru. Ia menilai sinergi antara pemerintah, perbankan, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Bupati, Kabupaten Barru memiliki kekayaan wisata pesisir yang potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menambah pendapatan daerah.

“Kalau kawasan wisata pantai ini dikelola dengan baik, tentu dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Yang paling penting adalah perencanaannya harus matang, berkelanjutan, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Bupati juga menekankan pentingnya memastikan status dan alas hak lahan sebelum pengembangan kawasan wisata dilakukan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Baca Juga:  Wabup Barru Tegaskan Digitalisasi Jadi Kewajiban, Bukan Sekadar Pilihan

Ia meminta seluruh pihak melakukan pembahasan secara terbuka bersama masyarakat sehingga proses pembangunan berjalan aman dan memberi manfaat jangka panjang.

Selain itu, penggunaan anggaran bantuan juga diminta dilakukan secara hati-hati dan tepat sasaran agar tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Sekretaris Daerah Barru, A. Syarifuddin, turut mengingatkan pentingnya penyusunan desain kawasan wisata oleh tenaga ahli agar pembangunan fasilitas wisata tetap memperhatikan karakter pesisir dan tidak merusak lingkungan sekitar.

Menurutnya, keberhasilan pariwisata bukan hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga kesiapan masyarakat dalam menerima wisatawan, menjaga kebersihan, serta menciptakan pengalaman yang baik bagi pengunjung.

Dalam rencana pengembangannya, konsep wisata berbasis konservasi dan ekologi juga menjadi perhatian utama, termasuk upaya menjaga keberadaan hutan mangrove yang dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Bagikan:

BERITA TERKAIT

ARTIKEL POPULER

BERITA TERBARU