Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Forum Studi Ekonomi Islam (FoSEI) Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menggelar Sharia Economic Leadership Training (SELT) yang dirangkaikan dengan FoSEI Ramadhan Event (FORE).
Kegiatan ini berlangsung di Aula Pegadaian Lantai 3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unhas serta Hotel Denpasar pada Sabtu hingga Minggu (28 Februari–1 Maret).
Pelatihan tersebut bertujuan menjawab tantangan dakwah ekonomi Islam di era digital sekaligus menyiapkan pemimpin muda yang adaptif dan visioner. Dalam konteks kaderisasi, SELT menjadi bagian penting dalam penguatan kapasitas kader muda FoSEI untuk naik ke jenjang kader madya.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan dua materi utama, yakni urgensi dan problematika dakwah serta kepemimpinan. Materi tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman strategis dalam mengembangkan ekonomi syariah di lingkungan kampus.
Ketua Panitia, Windy Damayanti, menegaskan bahwa SELT bukan sekadar pelatihan formal. “SELT bukan hanya pelatihan, tetapi juga proses pembentukan karakter kader agar siap menjadi kader madya yang berintegritas dan mampu memberikan dampak nyata bagi perkembangan ekonomi syariah di kampus,” ujarnya.
Sementara itu, FORE menjadi ruang kebersamaan bagi anggota FoSEI untuk mempererat ukhuwah dan solidaritas antarkader. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pembelajaran, tetapi juga membangun kedekatan emosional sebagai bagian dari keluarga dakwah.
Melalui rangkaian SELT dan FORE, diharapkan lahir kader-kader yang berintegritas, memiliki wawasan syariah yang kuat, serta kapasitas kepemimpinan yang mumpuni. Mereka juga diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
