Kenapa Kura-Kura Jalannya Lambat? Ini Penjelasan Ilmiahnya yang Menarik!

Teman-teman, pernah nggak kalian melihat kura-kura berjalan? Lucu ya, dia jalannya pelan sekali. Bukan cuma di film kartun atau dongeng saja, di dunia nyata pun kura-kura memang berjalan pelan, lho.

Menurut National Geographic, kebanyakan kura-kura cuma berjalan sekitar 6,4 kilometer per jam. Bahkan kura-kura dari jenis Gopherus ada yang kecepatannya hanya 0,21 sampai 0,48 kilometer per jam saja. Wah, pelan banget ya! Kira-kira kenapa, ya, kura-kura jalannya lambat? Yuk kita cari tahu bersama!

Kura-kura memang nggak bisa berlari seperti kelinci, tapi mereka punya kelebihan dari jalannya yang pelan. Menurut tortoiseknowledge.com, kura-kura tidak perlu berburu, jadi mereka punya metabolisme (cara tubuh bekerja) yang lambat.

Baca Juga:  Kenapa Awan Mendung Gelap Lalu Kembali Putih Setelah Hujan?

Kalau kita lihat hewan-hewan cepat, kebanyakan mereka itu hewan pemangsa yang harus mengejar makanan. Kura-kura beda, mereka tinggal memakan daun, rumput, atau serangga yang kebetulan lewat di depan mereka. Jadi mereka nggak perlu menghabiskan tenaga untuk berlari. Lagi pula, mereka punya cangkang yang keras untuk melindungi diri.

Kalau ada predator datang, mereka tinggal masuk ke cangkangnya. Saat tidak mencari makanan, kura-kura juga lebih banyak istirahat di liang sedalam 15 meter. Itulah kenapa mereka santai saja berjalan pelan.

Kura-Kura Juga Bisa Bermigrasi

Eh, tapi jangan salah, meskipun jalannya pelan, kura-kura juga bisa bermigrasi, lho! Di Kepulauan Galapagos, ada kura-kura raksasa bernama Chelonoidis nigra yang setiap tahun pindah tempat mengikuti musim. Seorang peneliti dari Jerman bernama Stephen Blake memasang GPS di 18 kura-kura raksasa ini.

Baca Juga:  Antarktika, Gurun Terbesar yang Tertutup Es

Hasilnya? Kura-kura jantan berusia di atas 20 tahun dan beberapa betina dewasa bisa menempuh jarak sekitar 6 kilometer dalam 2–3 minggu. Artinya, mereka berjalan sekitar 200–300 meter per hari.

Mereka mulai dari dataran tinggi Pulau Santa Cruz untuk mencari makanan, lalu saat musim hujan di bulan Desember turun ke dataran rendah yang rumputnya lebih subur. Nanti, saat musim kemarau di bulan Juni–Juli, mereka balik lagi ke dataran tinggi. Seru ya, walaupun pelan, kura-kura bisa jalan jauh seperti itu!

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU