Sebelum memasuki babak penentuan, para anggota Korps Pembasmi Iblis bersama para Hashira terlebih dahulu menjalani pelatihan khusus dalam serial Demon Slayer: To the Hashira Training. Program latihan ini dibuat untuk meningkatkan kemampuan fisik dan mental mereka agar siap menghadapi pertempuran besar melawan para iblis.
Latihan tersebut berlangsung dengan intens dan penuh tekanan. Setiap anggota korps dituntut untuk melampaui batas kemampuan mereka demi satu tujuan, yaitu mengalahkan Muzan Kibutsuji dan mengakhiri penderitaan manusia.
Namun, situasi berubah secara drastis. Berdasarkan informasi dari situs resmi Demon Slayer, kondisi Kagaya Ubuyashiki selaku pemimpin Korps Pembasmi Iblis semakin memburuk. Ancaman langsung dari Muzan membuat keadaannya semakin kritis. Mendengar kabar tersebut, Tanjiro dan para Hashira segera menghentikan latihan dan kembali ke markas utama.
Sayangnya, mereka justru terjebak dalam situasi berbahaya. Tanpa peringatan, Muzan tiba-tiba muncul di markas. Dalam hitungan detik, Tanjiro dan rekan-rekannya terseret ke sebuah tempat misterius yang dikenal sebagai Infinity Castle, markas utama para iblis.
Infinity Castle bukanlah bangunan biasa. Kastil ini berada di dimensi lain dengan struktur yang terus berubah. Lorong-lorongnya seolah tak berujung, sementara arah gravitasi bisa berubah sewaktu-waktu. Semua ini terjadi karena kekuatan Nakime, iblis yang mampu mengendalikan ruang dan memanipulasi bentuk kastil sesuai kehendaknya.
Di tempat inilah, perang terakhir antara manusia dan iblis benar-benar dimulai.
Tanjiro bersama para pemburu iblis lainnya harus menghadapi musuh-musuh terkuat, yaitu para Upper Moon. Setiap pertarungan menjadi duel hidup dan mati yang mempertaruhkan nyawa. Berbagai momen epik akan tersaji, seperti pertarungan Zenitsu melawan Kaigaku, Shinobu yang berhadapan dengan Douma, hingga kerja sama Tanjiro dan Giyu saat melawan Akaza.
Dalam versi manga, arc Infinity Castle dikenal sebagai salah satu bagian paling menegangkan dan emosional. Banyak karakter mengalami perkembangan besar, sekaligus kehilangan yang menyayat hati. Setiap pertempuran tidak hanya menguji kekuatan fisik, tetapi juga mental dan keyakinan para tokohnya.
Mengutip informasi dari Screen Rant, film Demon Slayer: Infinity Castle bagian pertama diperkirakan akan berfokus pada duel antara Tanjiro dan Giyu melawan Akaza. Pertarungan ini menjadi salah satu momen paling ikonik karena memperlihatkan kekuatan penuh salah satu Upper Moon paling mematikan.
Pertanyaan besar pun muncul. Apakah Tanjiro akhirnya mampu menghentikan teror Muzan Kibutsuji dan para pengikutnya? Ataukah ia justru harus menghadapi kegagalan terbesar dalam hidupnya?
Jawabannya akan terungkap dalam film Demon Slayer: Infinity Castle yang dijadwalkan tayang di bioskop dalam waktu dekat. Link Nonton
Hal Menarik dalam Demon Slayer: Infinity Castle
Secara garis besar, film ini akan menampilkan perkembangan karakter Tanjiro dan Nezuko yang semakin matang, baik dari segi kekuatan maupun emosional. Selain itu, penonton juga akan disuguhkan pertarungan klimaks antara para Hashira melawan Upper Moon yang selama ini menjadi musuh utama.
Cerita juga akan dipenuhi konflik moral, rasa kehilangan, serta berbagai keputusan besar yang memengaruhi masa depan umat manusia. Arc ini menjadi awal dari akhir perjalanan panjang melawan Muzan Kibutsuji.
Perlu diketahui, Demon Slayer: Infinity Castle akan dirilis dalam format trilogi. Film ini direncanakan tayang dalam tiga bagian, mulai pertengahan tahun 2025 hingga 2026.
Dengan cerita yang semakin gelap, emosional, dan penuh aksi, Infinity Castle dipastikan menjadi salah satu bagian paling ditunggu oleh para penggemar Kimetsu no Yaiba di seluruh dunia.
