Mahasiswa PKM-PM UNM Ajak Anak Lorong Makassar Produktif Berkarya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Tim PKM-PM (Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Kepada Masyarakat) Universitas Negeri Makassar menggelar program pelatihan pembuatan mural dinding edukasi bagi masyarakat lorong di kota Makassar.

Tak hanya unik, program ini diharapkan mampu menjadi problem solving dalam mengatasi budaya vandalisme, kemiskinan moral, dan upaya produktifisasi waktu luang yang dialami oleh mayoritas anak lorong di kota Makassar selama pandemi melalui seni mural dinding edukasi.

Program yang diberi nama, Lorong Bermoral. Dalam pelaksanaannya, ke-empat mahasiswa yang tergabung dalam tim tersebut membagi pelatihan ke dalam dua tahap, yang dilaksanakan secara daring dan luring.

BACA JUGA :   Korcam KKP 2022 Fisip Unismuh Makassar di Pangkep Rapat Kordinasi pada Kantor Camat Labbakkang
- Advertisement -

Pelatihan daring dilaksanakan melalui Zoom Online Meeting pada Ahad, 06 Juni 2021, dengan agenda inti pemaparan materi dan diskusi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat mitra terkait program yang diusung.

- Advertisement -

Berselang 3 pekan kemudian,Tim kembali mengadakan pelatihan luring yang dilaksanakan di lingkungan sekitar masyarakat lorong RW 02, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar pada Ahad, 27 Juni 2021.

Meski luring, seluruh rangkaian kegiatan tetap memberlakukan protokol kesehatan yang diwajibkan pemerintah. Dengan agenda inti praktik pembuatan mural dinding edukasi di dinding-dinding sekitar lorong yang jadi target vandalisme dan jauh dari kata estetik.

BACA JUGA :   Hasilkan Bajabu Abon Sangrai, Poltekbos dan Unismuh Kolaborasi Pengabdian Masyarakat

Menariknya, masyarakat sangat antusias dalam pelaksanaan program ini. Mulai dari anak-anak, remaja, bahkan para orang tua, turut aktif dalam pelaksanaan pembuatan mural dinding edukasi tersebut.

Salah seorang masyarakat, Syahrul 24 tahun, menyebutkan bahwa kegiatan ini sangat berdampak bagi anak-anak lorong sekitar.

“Karena selain dapat mengasah kreatifitas, juga mengajarkan nilai-nilai perilaku yang baik kepada masyarakat. Ia juga berharap, program ini akan jadi program berkelanjutan yang merangkul banyak anak lorong menggali bakat seni mereka,”ungkapnya.

Bagikan

REKOMENDASI UNTUK ANDA
- Advertisment -

POPULER: