Jumat, Agustus 6, 2021

Minta Nadiem Tunda Tahun Ajaran Baru, Ribuan Orang Teken Petisi

Ribuan orang meneken petisi online meminta Presiden Joko Widodo dan Mendikbud Nadiem Makarim untuk menunda tahun ajaran baru.

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Ribuan orang meneken petisi online meminta Presiden Joko Widodo dan Mendikbud Nadiem Makarim untuk menunda tahun ajaran baru. Petisi itu diinisiasi seseorang bernama Hana Handoko lewat laman petisi online Change.org.

“Jika kita bisa belajar dari negara lain bahwa ternyata tidak aman untuk membuka kembali lingkungan sekolah ditengah pandemik Covid19. Alangkah baik dan bijaksana, jika pemerintah khususnya menteri pendidikan berpikir sebijaksana mungkin tentang dibukanya kembali tahun ajaran baru,” tulis Hana dalam petisi itu. Per 29 Mei 2020, pukul 01.02 WITA, petisi ini telah ditandatangani 38.903 orang.

Hana mengutip dua berita yang mengabarkan 70 siswa tingkat TK dan SD terpapar positif Covid-19, setelah Prancis membuka kembali sekolah-sekolah pada 11 Mei lalu. Pada akhirnya, 18 Mei lalu, Prancis memberlakukan kembali status lockdown.

Baca Juga :   PPKM Level 4 Diperpanjang, Bansos Harus Meningkat

Kemudian, 17 siswa dan 4 orang guru juga terpapar positif Covid-19 selama kurun waktu dua hari setelah negara Finlandia membuka kembali sekolah-sekolah. “Melihat dua kasus ini, apakah pemerintah yakin untuk membuka kembali tahun ajaran baru seperti biasanya? Dengan protokol kesehatan Covid-19, apakah tetap bisa menjamin anak anak dan guru tidak terpapar Covid-19 di lingkungan sekolah?” ujar Hana.

Dari dua kasus ini, Hana sebagai seorang ibu meminta pemerintah menunda tahun ajaran baru atau setidaknya memperpanjang kegiatan belajar secara online dari rumah demi keamanan anak-anak.

Baca Juga :   Cerita Tentang Hari Persahabatan Internasional yang Diperingati Setiap 30 Juli

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebelumnya telah memutuskan bahwa kalender pendidikan dimulai pada Juli dan berakhir pada Juni tahun berikutnya. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengatakan telah menyiapkan berbagai skenario terkait permulaan tahun ajaran baru 2020/2021.

Menurutnya, keputusan Kemendikbud terkait format pelaksanaan tahun ajaran baru akan merujuk pada kajian Gugus Tugas. “Mohon menunggu, saya pun tidak bisa memberikan statement apapun keputusan itu, karena itu dipusatkan di Gugus Tugas. Tapi kami tentu terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas,” kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Rabu, 20 Mei 2020.

.

Danny Tinjau Lab PCR Makassar Recover Di RSUD Daya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Walikota Makassar, Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto melakukan peninjauan persiapan Laboratorium Makassar Recover, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar. Minggu...

Danny Pomanto Lakukan Penandatanganan Kerja Sama dengan KM Umsini

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto di hadapan Dirjen Perhubungan Laut RI memaparkan konsep isolasi apung terpadu yang memanfaatkan KM Umsini...

Plt Gubernur Sulsel Apresiasi Walikota Danny Gunakan KM Umsini Sebagai Tempat Isolasi Apung

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan memberi apresiasi kepada pemerintah kota Makassar terhadap penanganan Covid 19 bagi warganya. Hal tersebut diutarakan Plt Gubernur Sulsel Sudirman...

Walikota Makassar Minta Seluruh Camat Pastikan Verifikasi Data Penerima Bansos Secara Tepat

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Walikota Makassar Moh Ramdhan "Danny" Pomanto meminta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan sosial melakukan verifikasi secara tepat dan tidak...

Pasca Vidio Viral, Pesepeda di Makassar Mendapat Bantuan oleh Kemensos

Makassar, FAJARFPENDIDIKAN.co.id - Pasca video viral yang menjadi sorotan, korban kecelakaan sepeda, Rabu (28/7) lalu, Wawan mendapat kunjungan dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang diwakili...

.

.

.

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

Wali Kota Makassar Ingatkan Pentingnya Berbagi Informasi Kesehatan dan Waspada Penyebaran Covid 19

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kondisi dewasa ini yang masih bergelut dengan penyebaran virus covid-19 menjadi ketakutan semua pihak. Olehnya itu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto...

UIM Gelar Teknik Expo 2021, Wali Kota Makassar Turut Hadir dan Harapkan Tetap Lestarikan Budaya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menyempatkan hadir dalam kegiatan teknik expo 2021 yang di adakan oleh Fakultas Teknik Universitas Islam...

UNM Buka Penerimaan Mahasiswa Jalur RPL Bagi Masyarakat Putus Kuliah

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) membuka penerimaan mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang digagas Kemendikbud Ristek...

Kampus Berkelas Dunia, ITB Resmi Luncurkan Program International Virtual Course (IVC)

Bandung, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Institut Teknologi Bandung(ITB) resmi meluncurkan program International Virtual Course (IVC) tahun 2021. Program ini merupakan implementasi dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Program...

PPKM Level 4 Diperpanjang, Bansos Harus Meningkat

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Anggota Komisi X DPR Netty Prasetiyani memahami perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 adalah pilihan sulit yang harus diambil pemerintah. Dari aspek...

.