Puskesmas Koppe Penyuluhan Kesehatan, Murid “Pingsan”

Murid UPT SD Negeri 145 Mattirowalie Desa Mattirowalie Kecamatan Bengo Kabupaten Bone “pingsan” di ruang guru sekolah setempat, Sabtu (18/4/2026). Hal ini bukanlah pingsan sungguhan melainkan hanya simulasi atau praktek memberi pertolongan dasar jika ada murid yang pingsan.

Hal tersebut dilakukan saat UPT Puskesmas Koppe Kecamatan Bengo Bone menggelar penyuluhan kesehatan dan inspeksi kesehatan linkungan di sekolah-sekolah di wilayah binaannya di UPT SD Negeri 145 Mattirowalie, Sabtu (18/4/2026).

Pada kesempatan ini, usai materi penyuluhan kesehatan, sosialisasi dan pembinaan dokter kecil dilakukan simulasi pertolongan kepada teman sekolah yang alami pingsan. Murid laki-laki terlihat berperan sebagai murid yang pingsan/pesien yang membutuhkan pertolongan segera.

ADVERTISEMENT
Baca Juga:  Hardiknas 2026 di Gowa: Bupati Tekankan Pentingnya Mendengar Suara Siswa

Sementara sejumlah murid laki-laki dan perempuan lainnya berperan sebagai dokter kecil. Mereka diajari secara langsung bagaimana menangani pasien yang pingsan tersebut. Para murid terlihat antusias memperhatikan materi dan praktek pembinaan dokter kecil ini.

Selain penanganan pasien pingsan, para dokter kecil di sekolah ini juga diberi materi dasar terkait penanganan pertama pasien yang alami luka ringan, sakit perut hingga muntah-muntah.

Koordinator Kesehatan Lingkungan Sekolah, Rapiyatma Umar saat ditemui wartawan menyebutkan, penyuluhan kesehatan dan inspeksi kesehatan lingkungan di sekolah-sekolah telah dijadwal di sekolah di kecamatan Bengo.

ADVERTISEMENT
Baca Juga:  KONI Barru Silaturahmi ke Bupati, Matangkan Pelantikan dan Dorong Peningkatan Prestasi Atlet

Hari ini di UPT SD Negeri 145 Mattirowalie Desa Mattirowalie digelar dua kegiatan bertema kesehatan di sekolah. Pertama penyuluhan kesehatan dan kedua inspeksi kesehatan lingkungan sekolah.

Inspeksi kesehatan lingkungan sekolah, lanjutnya, melihat aspek kesehatan dari sarana dan prasarana di sekolah yang di datangi. Agar tetap sehat aman dan nyaman bagi semua warga sekolah.

“Kalau penyuluhan kesehatan sekolah, ini diantaranya sosialisasi/pembinaan dokter cilik, “kata Rapiyatma berbarengan dengan Koordinator Penyuluhan Kesehatan Sekolah, Jumarti.

Bagikan:

BERITA TERKAIT

ARTIKEL POPULER

BERITA TERBARU