Barru – UPTD SMP Negeri 24 Barru terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di tengah perkembangan dunia belajar yang semakin dinamis.
Salah satunya melalui Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan yang digelar selama dua hari, Sabtu-Ahad (23–24/5/2026), di Laboratorium Komputer sekolah.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Optimalisasi Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan untuk Pembelajaran Efektif dan Inovatif.”
Sebanyak 22 peserta yang terdiri dari guru, tenaga kependidikan, hingga kepala sekolah mengikuti workshop sejak pagi hingga sore hari.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan penuh antusias.
Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi, simulasi pembelajaran, hingga praktik penggunaan teknologi pendidikan modern.
Kepala UPTD SMP Negeri 24 Barru, Resyani, mengatakan peningkatan kompetensi guru menjadi kebutuhan penting di era pendidikan modern.
Menurutnya, guru saat ini dituntut mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik abad ke-21.
“Guru dan tenaga kependidikan harus terus mengembangkan kompetensi diri, menguasai strategi pembelajaran inovatif, serta mampu memanfaatkan teknologi dalam proses belajar mengajar,” kata Resyani.
Ia berharap workshop tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman dan penguatan kapasitas bagi seluruh peserta.
Dalam workshop itu, sekolah menghadirkan dua narasumber, yakni Hasby dan Dyah Haryatni.
Keduanya membawakan berbagai materi penting seputar strategi pembelajaran aktif, penguatan literasi dan numerasi, asesmen, pembelajaran berdiferensiasi, hingga pemanfaatan teknologi pendidikan.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik penggunaan Papan Interaktif Digital (PID).
Melalui simulasi tersebut, guru diberikan pengalaman langsung menggunakan teknologi interaktif dalam pembelajaran di kelas.
Narasumber workshop, Hasby, menilai kegiatan seperti ini penting dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, perubahan dunia pendidikan menuntut guru menjadi lebih kreatif dan adaptif.
“Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga harus menjadi fasilitator pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang menarik dan bermakna,” ujarnya.
Peserta workshop pun mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut.
Salah seorang peserta, Muhammad, mengatakan materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini.
“Kegiatan ini sangat membantu guru memahami metode pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa sekarang,” katanya.
Melalui workshop ini, pihak sekolah berharap kompetensi guru dan tenaga kependidikan semakin meningkat.
Tidak hanya dalam aspek pedagogik dan profesional, tetapi juga dalam kemampuan memanfaatkan teknologi pendidikan di sekolah.
Ke depan, hasil workshop akan ditindaklanjuti melalui supervisi, evaluasi berkala, hingga pendampingan implementasi di ruang kelas.
Dengan kegiatan tersebut, UPTD SMP Negeri 24 Barru menegaskan komitmennya menciptakan pembelajaran yang efektif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik.
