Kamis, Februari 25, 2021

Unhas Kembali Salurkan Satu Ton Ayam Palekko dan Telur Untuk Korban Gempa Sulbar

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Fakultas Peternakan bekerjasama dengan PT. Charoen Pokphand kembali menyalurkan donasi berupa satu ton olahan ayam palekko siap konsumsi dan telur kepada warga terdampak bencana gempa di Mamuju dan Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan pelepasan bantuan tahap dua ini berlangsung di lokasi pengolahan bakso, kawasan Teaching Farm Unhas, Kampus Tamalanrea. Kegiatan ini juga terhubung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Jumat (22/01).

Bantuan secara resmi dilepas oleh Dekan Fakultas Peternakan Unhas, Prof Dr Ir Lellah Rahim, M.Sc. Ia menjelaskan bahwa melalui donasi tahap dua ini, Charoen Pokphand mendonasikan 564 ekor ayam yang kemudian diolah dan siap konsumsi.

Sementara itu, pihak Fakultas Peternakan sendiri menyalurkan 795 kg telur atau 430 rak telur segar yang bersumber dari bantuan sivitas akademika Fakultas Peternakan.

Prof. Lellah menjelaskan bantuan kali ini pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat guna membantu proses pendistribusian.

Rencananya, bantuan akan diberikan ke beberapa daerah berbeda dari sebelumnya, utamanya daerah-daerah terpencil yang mungkin kekurangan bahan makanan.

“Alhamdullah ini bantuan tahap kedua, kami tidak hanya menyalurkan ayam dan telur. Akan tetapi, ada juga bantuan logistik lainnya dari dharma wanita Fakultas Peternakan seperti selimut dan perlengkapan bayi.

Untuk bantuan telur tidak kami olah, supaya masyarakat bisa mengolahnya sendiri sesuai keinginan mereka dan juga telur tersebut kami beli dari mitra dengan sumber dana dari donasi sivitas akademika Peternakan, karena untuk sekarang kami tidak produksi,” jelas Prof Lellah.

Sampai saat ini, Fakultas Peternakan Unhas tetap memantau lokasi pasca bencana. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui kondisi masyarakat untuk selanjutnya menyalurkan bantuan yang diperlukan dengan berkolaborasi dengan berbagai mitra.

Bantuan ini juga menjadi wujud peran Unhas sebagai humaniversity, yang tidak hanya dikenal sebagai lembaga pendidikan semata. Namun, memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat.(*)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

LDK FSI UNM Gelar Muktamar ke XXII

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Forum Studi Islam (FSI​) Raudhatul Ilmi (RI) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar MUKTAMAR ke XXII...

Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Belajar Public Speaking Bersama Binus University

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kelas inpirasi bagi kelas XII kembali digelar SMA Islam Athirah 1 Makassar secara virtual, Senin (22/02/2021). Sejumlah 83 partisipan...

Penandatanganan Kotrak PPPK, Plh. Bupati Barru Berpesan

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja yang disingkat PPPK adalah warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu yang diangkat berdasarkan perjanjian...

OSIS SMA Islam Athirah Gelar Webinar Kesehatan, Kepsek: Mereka Pandai Baca Situasi

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - OSIS SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar webinar kesehatan bertajuk “Pentingnya Kesehatan Mental di Kalangan Remaja dan Pengetahuan Mental...

Unibos Kembali Jadi PT Terbanyak Raih Dana Hibah Proposal Pengabdian Masyarakat

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Bosowa (Unibos) kembali raih pendanaan hibah proposal pengabdian masyarakat terbanyak tahun 2021. Sebelumnya pada tahun 2020, Unibos pun menjadi...

REKOMENDASI