Unjuk Rasa Ricuh di Makassar, Massa Ngotot Masuk DPRD Sulsel

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Makassar, Sulawesi Selatan, berlangsung ricuh siang ini, Kamis, (8/10). Aparat tidak mau memberi jalan kepada demonstran yang ngotot ingin masuk kantor DPRD Sulawesi Selatan.

aksi mulai ricuh sekitar pukul 13.58 WITA. Massa ingin masuk gedung DPRD Sulsel namun diadang aparat. Demonstran lantas melempari barisan aparat dengan berbagai benda.

Aparat kepolisian tak tinggal diam. Gas air mata ditembakkan ke arah massa agar membubarkan diri. Massa juga disemprot air oleh mobil water canon.

- Iklan -
Baca Juga:  Tim Mahasiswa dan Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin Mengadakan Program Psikoedukasi Penyalahgunaan Obat Resep di UPT SMPN 2 Galesong Utara

Pengunjuk rasa yang kocar kacir karena hujan yang turun ditambah tembakan gas air mata dari aparat. Polisi, lewat mobil pengurai massa (Raisa), meminta massa agar berhenti melempari petugas.

“Jangan ada lemparan, kita semua satu. Silahkan berunjuk rasa kembali dan kami akan mengawal dengan penuh kesabaran dan kepada pengunjuk rasa juga kami harap demikian. Mari kita saling memahami,” seru komando dari mobil Raisa.

Baca Juga:  Tim Mahasiswa dan Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin Mengadakan Program Psikoedukasi Penyalahgunaan Obat Resep di UPT SMPN 2 Galesong Utara

Aksi kembali berlangsung di tengah hujan yang mulai reda. Aparat kepolisian yang awalnya merapat di badan jalan depan gedung DPRD Sulsel diperintahkan mundur termasuk mobil water canon.

- Iklan -

Unjuk rasa pun kembali berlangsung. Kali ini, pengunjuk rasa kian terpecah dalam kelompok-kelompok kecil. Ada yang membakar ban bekas. Ada pula yang mengitari mobil komando mendengarkan orator meneriakkan aspirasi.

- Iklan -

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU