Tuesday, August 4, 2020

UNM Kukuhkan 1.786 Wisudawan Baru

Rektor UNM Prof Husain Syam, yang membuka langsung rapat senat terbuka luar biasa dalam hal mengukuhkan ribuan Wisudawan (FOTO: Ist)

 

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa, dalam rangka Wisuda Periode III Tahun Akademik 2017/2018, di Pelataran Menara Pinisi UNM, Jl AP Pettarani Makassar, Rabu (8/8/2018).

Rapat Senat dalam rangka wisuda tersebut dipimpin Rektor UNM, Prof Husain Syam, didampingi Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan dan Anggota Senat UNM. Acara sidang senat diawali pengukuhan wisudawan setiap fakultas, pembacaan janji alumni, pidato rektor dan pembacaan doa’.

Pada Wisuda Periode III Tahun Akademik 2017/2018 UNM mengukuhkan 1.786 wisudawan dari program Diploma III (D3), Strata Satu (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3).

Program Pascasarjana sebanyak 344 wisudawan, Fakultas MIPA 159, Fakultas Teknik 231, Fakultas IImu Keolahragaan 234, Fakultas Ilmu Pendidikan 302, Fakultas Bahasa dan Sastra 131, Fakultas IImu Sosial 166, Fakultas Psikologi 32, Fakultas Seni dan Desain 89, Fakultas Ekonomi 98.

Dari 1.786 orang lulusan yang diwisuda pada hari ini, terdapat 1.506 orang Program Kependidikan dan 280 orang Program Non-Kependidikan. “Dengan demikian, sampai pada wisuda hari ini lulusan Universitas Negeri Makassar telah berjumlah 126.995 orang, yang terdiri atas: Lulusan Program Kependidikan 117.304 orang dan lulusan program pendidikan non kependidikan 9.691 orang,” jelasnya.

Kepala Humas UNM, Burhanuddin dan Bupati Pinrang, Andi Aslam Patonangi, menjadi peserta wisuda kali ini, keduanya menyeselesaikan program doktoral pada jurusan administrasi publik.

“Kami mengimbau para wisudawan, jika kelak melangkahkan kaki meninggalkan kampus tercinta ini, ke manapun yang ditempuh dalam perjalanan hidup kelak, kibarkanlah selalu panji-panji almamater anda, Universitas Negeri Makassar. Tanamkanlah rasa memiliki serta pupuklah rasa bangga sebagai alumni, Ingatlah selalu moto almamater Tetap Jaya dalam Tantangan,” tandas prof Husain.

 

Reporter: Ahadri

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Dorong Mahasiswa Lakukan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Minta Dukungan Rektor IAIN Bone

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bone Hj Jumriah lakukan audiensi rencana Workshop terkait sosialisasi pengawasan Pemilu dengan Rektor IAIN...

Persiapan Panen Raya dan Vicon Dengan Kasal, Wadan Lantamal VI Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Karuwisi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Makassar, Wakil Komandan (Wadan) Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, S.H, M.M melaksanakan kunjungan ke lahan ketahanan pangan Karuwisi Lantamal...

Wisuda Purna Tugas Wujud Penghormatan Lanal Kendari Terhadap Jasa-Jasa Perwiranya Selama Berdinas Di TNI AL

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kendari, Selasa, (04/08/2020) Lanal Kendari mengadakan Upacara Wisuda Purna Tugas dan Acara Tradisi Pelepasan yang dikemas secara menarik dan mengharukan...

Irjen Pol Merdisyam Ditunjuk Jadi Kapolda Sulsel

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepala Kepolisian Republik IndonesiaJenderal Idham Azis mutasi Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe, digantikan Irjen Pol Merdisyam.Kapolri, Jenderal Idham Azis...

SMP Islam Athirah 1 Makassar Edukasi Siswa Perihal Esensi Kurban Melalui Webinar

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kegiatan kurban merupakan salah satu agenda tahunan yang dilaksanakan oleh SMP Islam Athirah 1 Makassar. Kegiatan kurban tahun ini dibagi...

REKOMENDASI