Jumat, Agustus 6, 2021

Wajib Tahu! Ini Bagian Utama Asesmen Nasional

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Asesmen Nasional adalah program pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang sekolah dasar dan menengah. Program pengganti Ujian Nasional atau UN yang dihapuskan ini rencananya digelar September 2021 mendatang.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim beberapa waktu lalu menyatakan penghapusan UN bukan hanya karena pandemi COVID-19, melainkan untuk menghapuskan diskriminasi fasilitas seperti kemampuan orang tua mengikutkan anaknya pada bimbingan belajar.

“Udah nggak ada UN itu luar biasa diskriminatifnya karena yang mampu bimbel kalau dengan UN yang hubungannya dengan subjek, itu ya yang anak-anak atau keluarga yang mampu ya bisa bimbel, ya kan. Dan yang nggak mampu, ya nggak bisa. Berarti mereka dapat angka rendah gitu. Jadi kita udah ubah,” kata Nadiem dalam Konferensi Pendidikan Akademi Edukreator 2021 – Titik Balik Pendidikan Indonesia, Rabu (14/07/2021).

Tiga instrumen utama Asesmen Nasional yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. Kemampuan literasi membaca diukur lewat AKM Literasi.

1. Asesmen Kompetensi Minumum (AKM)

Asesmen Kompetensi Minimum adalah instrumen Asesmen Nasional yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika atau numerasi murid. Materi yang diukur pada asesmen kognitif ini bersifat esensial serta berkelanjutan lintas kelas dan lintas jenjang pendidikan.

Baca Juga :   Dari Ujung Timur NKRI, Satgas Pamtas Yonif 403/WP Tingkatkan Semangat Pendidikan Anak-Anak Usia Sekolah

Pengukuran kompetensi dasar pada Asesmen Nasional ini menggunakan materi lintas kurikulum. Tidak semua konten pada kurikulum diujikan.

Asesmen Nasional literasi membaca dan numerasi dilihat dari tiga komponen, yaitu konten, proses kognitif, dan konteks.

Komponen konten pada Asesmen Nasional literasi membaca terdiri dari teks informasi dan sastra. Komponen proses kognitif terdiri dari proses menemukan, interpretasi dan integrasi, dan evaluasi dan refleksi informasi. Sementara itu, komponen konteks terdiri dari personal, sosial budaya, dan saintifik.

Komponen konten pada Asesmen Nasional literasi numerasi atau matematika terdiri dari aljabar, bilangan, geometri, pengukuran, data dan ketidakpastian. Komponen proses kognitif terdiri dari proses pemahaman, penerapan, dan penalaran. Komponen konteks terdiri dari personal, sosial budaya, dan saintifik.

Soal Asesmen Nasional terdiri dari pilihan ganda, pilihan ganda kompleks (memilih lebih dari satu jawaban benar), menjodohkan pertanyaan dengan jawaban, isian singkat, dan uraian.

Murid kelas V akan mengerjalan 30 soal untuk masing-masing literasi membaca dan numerasi. Murid kelas VIII dan XI akan mengerjakan 36 soal.

Baca Juga :   PPKM Level 4 Diperpanjang, Bansos Harus Meningkat

AKM dilaksanakan secara adaptif, sehingga setiap murid akan menempuh soal yang sesuai dengan kemampuan murid itu sendiri. Tidak ada perbedaan soal Asesmen Nasional pada peminatan IPA, IPS, Bahasa, dan Agama.

2. Survei Karakter

Survei Karakter adalah instrumen Asesmen Nasional yang mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid. Survei Karakter Asesmen Nasional bertujuan untuk memprediksi tindakan dan kinerja murid di berbagai konteks yang relevan.

Baca Juga :   Kampus Berkelas Dunia, ITB Resmi Luncurkan Program International Virtual Course (IVC)

Survei ini memastikan apakah proses belajar-mengajar di sekolah mengembangkan potensi murid secara utuh, baik kognitif dan non kognitif. Survei Karakter mengukur hasil belajar emosional yang mengacu pada Profil Pelajar Pancasila, yaitu pelajar Indonesia yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

3. Survei Lingkungan Belajar

Survei Lingkungan Belajar adalah instrumen Asesmen Nasional yang mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan. Survei Lingkungan Belajar menggali informasi mengenai kualitas proses pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran. (*)

.

Jadikan RSUD Daya Makassar Rumah Sakit Covid 19, Danny Tambah Ketersediaan Tempat Tidur

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Walikota Makassar Moh. Ramdhan Danny Pomanto meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar. Rabu (4/8/2021). Peninjauannya di rumah sakit milik pemerintah Kota...

Plt Gubernur Sulsel Apresiasi Walikota Danny Gunakan KM Umsini Sebagai Tempat Isolasi Apung

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan memberi apresiasi kepada pemerintah kota Makassar terhadap penanganan Covid 19 bagi warganya. Hal tersebut diutarakan Plt Gubernur Sulsel Sudirman...

Wali Kota Makassar Ingatkan Pentingnya Berbagi Informasi Kesehatan dan Waspada Penyebaran Covid 19

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kondisi dewasa ini yang masih bergelut dengan penyebaran virus covid-19 menjadi ketakutan semua pihak. Olehnya itu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto...

Bulukumba Raih Penghargaan Sebagai Kabupaten Layak Anak Madya

Bulukumba, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kabupaten Bulukumba kembali menorehkan catatan keberhasilan dalam penilaian sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2021. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan...

KPPN Gelontorkan TKDD Rp372,88 Miliar

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- KPPN Watampone sampai dengan bulan Juli 2021 telah menyalurkan dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang bersumber dari APBN sebesar...

Prof Husain Letakkan Batu Pertama Hari Ini, Kampus UNM Parepare Bakal Jadi Ikon Baru di Parepare

Parepare, FAJARPENDIDIKAN.co.id -Rektor UNM, Prof Dr Ir Husain Syam, MTP, IPU, ASEAN, Eng dijadwalkan akan meletakkan batu pertama pembangunan kampus baru UNM Parepare, Sabtu...

.

.

.

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

Wali Kota Makassar Ingatkan Pentingnya Berbagi Informasi Kesehatan dan Waspada Penyebaran Covid 19

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kondisi dewasa ini yang masih bergelut dengan penyebaran virus covid-19 menjadi ketakutan semua pihak. Olehnya itu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto...

UIM Gelar Teknik Expo 2021, Wali Kota Makassar Turut Hadir dan Harapkan Tetap Lestarikan Budaya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menyempatkan hadir dalam kegiatan teknik expo 2021 yang di adakan oleh Fakultas Teknik Universitas Islam...

UNM Buka Penerimaan Mahasiswa Jalur RPL Bagi Masyarakat Putus Kuliah

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) membuka penerimaan mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang digagas Kemendikbud Ristek...

Kampus Berkelas Dunia, ITB Resmi Luncurkan Program International Virtual Course (IVC)

Bandung, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Institut Teknologi Bandung(ITB) resmi meluncurkan program International Virtual Course (IVC) tahun 2021. Program ini merupakan implementasi dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Program...

PPKM Level 4 Diperpanjang, Bansos Harus Meningkat

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Anggota Komisi X DPR Netty Prasetiyani memahami perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 adalah pilihan sulit yang harus diambil pemerintah. Dari aspek...

.