12 Manfaat Hubungan Seksual bagi Kesehatan

FAJAR Pendidikan

Seks merupakan kebutuhan biologis yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, khususnya jika pasangan telah sah sebagai suami dan istri. Selain untuk memenuhi kebutuhan tersebut, seks juga merupakan salah satu cara untuk meraih keturunan.

Tidak berhenti di situ, seks juga bisa mengundang banyak manfaat kesehatan. Hal ini khususnya jika aktivitas suami-istri tersebut dilakukan dengan benar dan secara teratur. Berikut adalah 12 manfaat positif berhubungan seksual bagi kesehatan:

1. Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Sebuah penelitian di Wilkes University Pennsylvania menunjukkan bahwa pasangan yang berhubungan seksual sebanyak 1-2 kali setiap minggu akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih tinggi.

2. Tingkatkan Fungsi Kontrol Kandung Kemih

Manfaat seks selanjutnya adalah menstimulasi kontraksi otot-otot di sekitar rongga panggul. Kontraksi ini dibutuhkan untuk menjaga fungsi kandung kemih tetap baik dalam menahan urine.

3. Kurangi Rasa Sakit

Orgasme saat berhubungan seksual terbukti dapat memblokir rasa sakit. Hal ini karena keadaan tersebut membuat tubuh melepaskan hormon yang membantu meningkatkan ambang rasa sakit. Di samping itu, stimulasi alat genital dapat pula memblokir nyeri kronis pada punggung dan kaki.

4. Turunkan Tekanan Darah

Terdapat dugaan yang menyebut bahwa hubungan seksual dapat membantu menurunkan tekanan darah. Hal tersebut diyakini berhubungan dengan tingkat stres lebih rendah pada pasangan suami-istri yang melakukannya.

5. Bakar Kalori

Salah satu manfaat hubungan suami-istri, yakni dapat membakar 5 kalori setiap menitnya. Memang, pembakaran kalori pada saat berhubungan seksual tidak sebanyak ketika berolahraga di atas treadmill. Meski begitu, jumlah tersebut tetap bisa bermanfaat daripada hanya menghabiskan waktu untuk menonton televisi atau membaca buku.

BACA JUGA :   Gangguan Makanan atau Eating Disorder Pemicu Kompilasi Hingga Menyebabkan Kematian

6. Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Tekanan darah tinggi menjadi salah satu faktor risiko penyakit jantung. Guna menurunkan risiko tersebut, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan hubungan intim secara teratur.

Seperti telah disinggung sebelumnya, seks dapat menurunkan tekanan darah. Hal ini membuat jantung tidak bekerja terlalu keras, sehingga fungsinya dapat tetap terjaga.

Selain itu, seks juga dapat menjaga kestabilan hormon estrogen dan testosteron. Kedua hormon ini berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang maupun jantung.

7. Turunkan Risiko Kanker Prostat

Manfaat hubungan suami-istri juga dapat menekan risiko kanker prostat. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dipublikasikan pada Journal of the American Medical Association.

Penelitian tersebut menyatakan bahwa pria yang sering ejakulasi (setidaknya 21 kali sebulan) lantaran melakukan hubungan seksual memiliki kemungkinan lebih rendah untuk terkena kanker prostat di kemudian hari.

Penyebab kanker memang multifaktor dan tidak ada yang dapat mengetahui secara pasti. Namun, dengan melakukan hubungan seksual, setidaknya Anda sudah terhindar dari salah satu faktor risiko tersebut.

8. Bantu Tidur Lebih Nyenyak

Orgasme saat melakukan hubungan seksual dapat membuat tubuh mengeluarkan hormon prolaktin. Hormon tersebut memicu munculnya perasaan relaks dan tenang. Manfaat lain didapat berkat produksi hormon prolaktin, yaitu kualitas tidur yang meningkat.

BACA JUGA :   Apa itu Bulimia Nervosa?

9. Perbaiki Mood

Berhubungan seksual bisa memperbaiki suasana hati (mood), bahkan hingga menurunkan risiko stres maupun depresi. Pasalnya, berhubungan intim dengan orang terkasih bisa meningkatkan kesejahteraan mental. Pada gilirannya, hal tersebut membuat suasana hati cenderung stabil. Alhasil, risiko stres dan depresi bisa lebih kecil.

10. Atasi Pilek dan Flu

Berhubungan seks 1-2 kali dalam seminggu telah terbukti dapat meningkatkan kadar antibodi, yang disebut imunoglobulin A atau IgA. Hal ini dapat melindungi diri dari pilek dan flu.

Faktanya, orang yang berhubungan seks secara rutin memiliki kadar IgA 30 persen lebih tinggi. Hal ini jika dibandingkan dengan orang-orang yang sama sekali tidak melakukan aktivitas tersebut.

11. Perkuat Tulang

Seks yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan kadar estrogen pada wanita pascamenopause. Kondisi ini memberikan perlindungan terhadap kondisi penipisan tulang, yang dipicu oleh kurangnya estrogen.

Pria juga dapat memperoleh manfaat seks serupa. Pada kaum adam, kadar testosteron ditemukan meningkat selama dan setelah berhubungan seks. Hal ini membuat pria berisiko lebih rendah untuk terkena osteoporosis.

12. Awet Muda

Seks bisa membantu Anda terlihat lebih muda. Ini karena rutinitas suami-istri tersebut bisa membantu menjaga kestabilan suasana hati.

Selain itu, seks dapat pula membantu mengatasi stres dan melancarkan aliran darah di bawah kulit. Oleh karena itu, kulit Anda bisa tetap terlihat menawan, meski usia tak lagi muda.

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI