Alessandro Volta Penemu Baterai pada Tahun 1779

FAJAR Pendidikan

Alessandro Volta merupakan seorang fisikawan Italia yang berhasil menemukan baterai pada tahun 1779. Penemuan baterai modern miliknya berawal dari ide menumpuk dua jenis logam, dengan cara inilah listrik dapat dihaslikan.

Idenya yakni, listrik dapat dihasilkan hanya dengan menumpuk lapisan atau cakram logam seng dan perak secara bergantian dalam bak air asin yang memungkinkan arus listrik mengalir. ini pun yang menandai awal penemuan baterai pertama, yang disebutnya sebagai organ listrik buatan, perangkat yang dijelaskan dalam artikel Volta tentang listrik pada tahun 1800.

Kendati lebih dikenal dengan nama Alessandro Volta, penemu baterai modern ini memiliki nama lengkap yang cukup panjang, yakni Conte Alessandro Giuseppe Antonio Anastasio Volta. Volta dilahirkan pada 18 Februari 1745, di sebuah kota kecil Como, Lombardy, yang berada di wilayah utara Italia, dikutip dari Britannica.

BACA JUGA :   Perbandingan Samsung Z Fold 3 Vs Z Fold 4, Desain dan Spesifikasi

Sebelum menemukan baterai pada tahun 1779, Alessandro Volta menjadi profesor fisika di Royal School of Como pada tahun 1774. Pada ahun 1775, minatnya pada listrik membawanya untuk meningkatkan elektroforus, alat yang digunakan untuk menghasilkan listrik statis.

Penemuan baterai oleh Alessandro Volta menandai titik balik ilmu kelistrikan, meskipun percobaan pertamanya tidak dilakukan pada sistem fisik anorganik, melainkan pada tubuh manusia dan hewan. Percobaan uniknya adalah dengan mencoba efek listrik pada lidahnya dan mengatakan bahwa jika dua elektroda dioleskan ke lidah, maka akan menimbulkan rasa pahit yang aneh.

BACA JUGA :   Daftar Harga HP Samsung Terbaru Agustus 2022, Mulai Rp 1 Jutaan

Rasa sakit dan kejang juga bisa terjadi ketika elektroda dipasang pada bagian tubuh lain selain lidah, yang mungkin dianggap berbahaya jika dilakukan saat ini. Namun ternyata, perjalanan Volta menemukan baterai pada tahun 1779 tidaklah sesingkat itu, dari berbagai eksperimen, hingga akhirnya percobaan dua logam yang ditumpuknya dapat menghasilkan arus listrik.

Energi potensial listrik dapat disimpan dengan memasukkan dua potongan logam ke dalam panangas asam, alat yang digunakan untuk memanaskan benda dengan uap. Baterai menjadi salah satu penemuan yang mengubah dunia dan merupakan awal dari studi listrik tentang elektron yang bergerak.

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI