Selasa, Januari 19, 2021

Bersama Bupati Bone, Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Senilai Rp10,5 M

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof. Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr. bersama Bupati Bone Dr. H. A. Fahsar M Padjalangi, M.Si meresmikan mega proyek Jembatan Sungai Watu, Sabtu (9/1/2021).

Jembatan Sungai Watu letaknya melintasi Sungai di Desa Watu, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone.

Proyek Jembatan Sungai Watu menelan anggaran Rp 10,5 Miliar dari bantuan Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan.

Jembatan yang dibangun sejak Juli 2020 ini memiliki panjang jembatan 80 meter dan lebar 5 meter. Peresmian itu ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan papan prasasti.

Dalam sambutannya, Bupati Bone Dr. H. A. Fahsar M Padjalangi menceritakan awal kronologi pembangunan Jembatan Sungai Watu.

“Awalnya masyarakat menggunakan pincara melintasi Sungai Watu. Pada awal tahun 1995 hingga 1996 tuntas dibangun pada masa Zainal Basri Pallaguna dan Bupati Muhammad Amir,” katanya

Dari 1995 – 1996, lanjut Bupati, setiap saat pemerintah dibully lantaran jembatan ini permanen besi alasnya kayu. Kayu rusak setiap tiga bulan.

Kendati demikian, kata Bupati Bone, mimpi masyarakat Cenrana mempunyai Jembatan Permanen akhirnya terwujud pada masa Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah – Andi Sudirman, S.T.

“Alhamdulillah berkat program bapak Gubernur memperhatikan kabupaten/ kota dengan program daerah bawahan. Ini bisa terwujud,”ungkapnya

“Jembatan ini menghubungkan 11 desa di sebelah utara dan 4 desa di sebelah selatan. Makanya sangat vital bagi masyarakat,” tambahnya.

Bupati Bone mengungkapkan pada tahun 2020, Gubernur Sulsel membantu Bone khusus sarana jalan dan jembatan ada 84 Miliar,. Ada dua jembatan Jembatan Sungai Watu dan Sungai Solo.

“Kami mewakili masyarakat Cenrana pada khususnya dan Bone pada umumnya kami menyampaikan ucapan terima kasih,” katanya.

Sementara itu Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menuturkan Pemprov Sulsel selalu hadir untuk mendorong pembangunan kabupaten/kota.

“Pemerintah provinsi selalu hadir membantu kabupaten kota. Tetapi tetap pada inovasi pemerintah daerah bupati wakil bupati dan perangkatnya,” katanya

“Tidak mungkin hadir Jembatan ini kalau tidak ada inovasi bupati. Kami hanya support, ini adalah perubahan tadinya Pincara kemudian jembatan,”tambahnya

Diketahui, Jembatan Watu ini penghubung belasan desa di Kecamatan Cenrana. Dan akses utama ke Watampone ibukota Kabupaten Bone serta daerah lainnya.

Bahkan warga dari Kabupaten Wajo sering melalui jembatan ini untuk ke Watampone atau ke Makassar.

Reporter : Abustan

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Sah! STIE Nobel Jalin Kerja Sama dengan PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda)

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nobel Indonesia Makassar sepakat melaksanakan kerja sama dengan PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), senin 18...

Jasa Raharja Peduli Sasar Masyarakat Terdampak Covid-19 di Empat Lokasi Ini

FAJARPENDIDIKAN.co.id- PT. Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan mengadakan giat pembagian sembako dengan mengusung tema “Pegawai dan Manajemen Jasa Raharja Berbagi Bantuan Donasi...

Peduli Gempa Sulbar, Sekolah Islam Athirah Galang Donasi

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah melalui Tim Athirah Peduli melakukan penggalangan donasi untuk korban terdampak gempa Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat,...

PBB Terbitkan Laporan Demografi; Populasi Laki-Laki Jauh Lebih Sedikit

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Baru-baru ini PBB menerbitkan laporang Demografi suku pertama 2019 yaitu manusia berjumlah 7.7 Milyar orang di planet bumi ini.

Opini : Potensi Unggul Generasi Terancam Demi Korporasi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) bersama Google, Gojek, Tokopedia, dan Traveloka menyelenggarakan program Bangun Kualitas...

REKOMENDASI