Kamis, Juni 24, 2021

Berusia 4000 Tahun, Mengapa Air Zamzam Tidak Habis?

Umat Muslim di seluruh penjuru dunia pasti tidak asing dengan air Zamzam yang hanya dapat diperoleh di kota Suci Mekah, Arab Saudi.

Menurut catatan sejarah, sumber air tersebut sudah ada sejak zaman Nabi Ismail atau berusia sekitar 4000 tahun silam. Berdasarkan dalam sejarah, kedatangan Ismail ke Mekah pada tahun kelahirannya di 1910 SM menjadi kali pertama munculnya Zamzam. Lantas mengapa hingga kini masih saja ada?

Profesor geologi Abbas Sharaqi dalam situs Egypt Today, mengatakana air sumur Zamzam di Mekkah tak terkuras habis lantaran waduk terhubung dengan air tanah terbarukan.

Karena alasan tersebutlah sumur Zamzam tidak akan mengering kecuali dalam kondisi tertentu saja.

Sumur Zamzam berlokasi 21 meter yang dekat dengan halaman Masjid Al-Haram.

Sharaqi yang juga profesor geologi dan sumber daya air di African Research Institute menjelaskan, “Tidak adanya penipisan dalam geologi berarti bahwa ia adalah air yang dapat diperbarui. Air tanah dapat diperbaharui, seperti di sumur Zamzam.”

“Mesir punya Gurun Barat, reservoir Nubian Sandstone yang berada di oasis. Namun, itu tidak dapat diperbaharui. Itu tidak memperbaharui dirinya sendiri selama bertahun-tahun,” tambahnya seperti dikutip dari National Geographic.

“Air Zamzam adalah air terbarukan. Sumber airnya berasal dari hujan di Mekah. Mekah adalah daerah pegunungan dan salah satu lembahnya (Lembah Ibrahin) menampung sumur Zamzam di dataran rendah,” terang Sharaqi.

Proses Sedimentasi dan Iklim Jadi Penentu

Selain itu Sharaqi juga menambahkan terdapat 14 meter endapan sungai yang disebabkan oleh air hujan di pegunungan yang jatuh ke daratan rendah dan berubah menjadi sedimen.

Proses tersebut memakan waktu hingga jutaan tahun dalam membentuk sumur Zamzam yang sepanjang 14 meter.

Pada bagian paling bawah terdapat bebatuan yang berkumpul dan menyebabkan sumur ini memiliki kedalaman total sampai 35 meter, sedimen 14 meter, dan batuan di dalam 21 meter.

Selain itu didukung dengan proses curah hujan dan penyimpanan, air sumur Zamzam akan selalu dapat diperbarui.

“Air di sumur Zamzam dimanfaatkan sebagai air minum jamaah dan air minum tidak digunakan untuk pertanian. Sumur Zamzam telah digunakan selama 4.000 tahun,” lanjut Sharaqi.

“Hal tersebut membuat kami berpikir bahwa jika tidak ada hujan di Arab Saudi, airnya akan habis. Namun mengingat kondisi iklim yang stabil dan tidak berubah, sumur bisa terus berjalan sebagaimana adanya,” pugkas Sharaqi pada 2018.

.

Polres Bone Raih Penghargaan dari Kapolri

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kepolisian Resor Bone menyabet penghargaan penilaian kinerja anggaran tahun 2020 dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan ini diraih atas hasil...

Gencarkan Penggunaan Masker,Polsek Pitumpanua Laksanakan Operasi Yustisi

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Polsek Urban Pitumpanua Laksanakan Operasi Yustisi penggunaan masker di wilayah Kec. Pitumpanua, Jumat (18/06/2021). Adapun operasi ini dilaksanakan ditempat yang dianggap ramai seperti...

Polres Wajo Gelar Upacara PTDH, Dua Personilnya Resmi Diberhentikan

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Upacara Polres Wajo tetap menerapkan protokol kesehatan di Lapangan upacara Polres Wajo pada Jumat (18/6/2021). Polres Wajo Menggelar Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat...

Kecelakaan Tunggal Mobil Menabrak Pohon, Korban Dilarikan di RS Terdekat

Gowa, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kecelakaan tunggal mobill avanza warna hitam menabrak pohon hingga terjatuh ke sisi kanan jalan dan akibat kejadian itu membuat warga berkerumun, sementara...

Terungkap! Fakta Kasus Mayat Terbakar di Maros, Ternyata korban Pembunuhan dan Pelakunya 9 Orang

Maros, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar Press Konference terkait pengungkapan kasus penemuan mayat terbakar di Kampung Tompo Ladang, Desa Padaelo kec. Mallawa,...

Grand Opening Dealer MG Pettarani Makassar, Kenalkan Mobil Terbaru MG HS Magnify i-SMART

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Morris Garages (MG) kerja sama dengan PT Sinar Galesong Pratama launching opening dealer MG Pettarani sekaligus kenalkan mobil terbaru MG HS Magnify...

.

.

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

UINAM Gelar PKTI Sesuai Keilmuan Jurnalistik

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Alauddin Makassar (UINAM) gelar Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) bertajuk “Menulis Kritis dan Ilmiah” dalam keilmuan jurnalistik yang dilaksanakan di Gedung...

UNM Lakukan Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kampus V Parepare

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penandatanganan kontrak pembangunan Gedung Kampus V Parepare dengan PT Bumi Permata Kendari. PT Bumi Permata Kendari merupakan perusahaan...

Tim Pulau DPK Sulsel Lakukan Pembinaan Perpustakaan di Barrang Lompo

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Persoalan perpustakaan yang berkaitan dengan koleksi, serta sarana dan prasarana, merupakan beberapa masalah yang ditemukan Tim PULAu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK)...

Cegah Devisit Guru Besar, UIN Alauddin Gelar FGD Akselerasi Guru Besar

FAJARPENDIDIKAN.co.id - UIN Alauddin Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Guru Besar, Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk luring dan daring. Untuk luring, dilaksanakan di Ruang...

Prodi HI UINAM Gelar Webinar Gaet Kemenkopolhukam, Ciptakan SDM Unggul

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Program Studi Hubungan Internasional (HI) UIN Alauddin Makassar (UINAM)bersama Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Kemenkopolhukam) menggelar Webinar dan Kuliah Tamu, berlangsung...

.