Sabtu, September 18, 2021

Dear Dosen dan Mahasiswa, Yuk Ramaikan Lomba Hardiknas Dikti

Bulan Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Hari Pendidikan Nasional ini dirayakan setiap tanggal 2 Mei. Untuk merayakan Hari Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Ditjen Dikti) mengadakan lomba bertajuk Hari Pendidikan Nasional bagi para mahasiswa dan dosen.

Lomba Hari Pendidikan Nasional tersebut adalah penulisan artikel untuk dosen dan video pendek melalui aplikasi TikTok. Jika kamu tertarik mengikuti perlombaannya, berikut adalah syarat dan ketentuannya yang dilansir dari akun Instagram resmi Ditjen Dikti:

Syarat dan Ketentuan Khusus

Penulisan Artikel untuk Dosen

Berikut adalah syarat dan ketentuan khusus untuk lomba Hari Pendidikan Nasional penulisan artikel untuk dosen

1. Peserta adalah dosen aktif di perguruan tinggi yang berada di wilayah Republik Indonesia.

2. Penulisan artikel sesuai dengan tema yang telah diberikan. Tema perlombaan artikel adalah “Implementasi Kampus Merdeka untuk Kemajuan Pendidikan dan Kebangkitan Ekonomi Bangsa”.

3. Kompetisi bersifat individu.

4. Artikel minimal terdiri dari 300 kata dan maksimal 500 kata.

5. Berkas artikel dikumpulkan dalam format Word (.doc atau .docx) dikirimkan melalui tautan https://bit.ly/Kompetisi_ArtikelHardiknas2021 .

6. Penilaian karya dan penentuan pemenang akan dilakukan oleh Tim Juri Independen.

Video Pendek Melalui Aplikasi TikTok untuk Mahasiswa

Berikut adalah syarat dan ketentuan khusus untuk lomba Hari Pendidikan Nasional video pendek TikTok:

1. Peserta adalah mahasiswa aktif dari universitas yang berada di RI.

2. Pembuatan video harus sesuai dengan tema yang ditentukan. Tema dari lomba video adalah “Lewat Kampus Merdeka, Siap Bekerja dan Siap Berkarya untuk Bangsa”.

3. Peserta bersifat individu maupun tim.

4. Video berdurasi maksimal 1 menit.

5. Karya diunggah ke media sosial TikTok pribadi peserta dan mention ke akun TikTok Ditjen Dikti serta menggunakan tagar #KompetisiHardiknasDikti2021 dan #KampusMerdeka.

6. Link dan hasil tangkapan layar video dikirimkan melalui https://bit.ly/Kompetisi_VIideoHardiknas2021

7. Akun peserta tidak boleh diprivate dan wajib memfollow akun TikTok ditjen.dikti.

8. Pemenang akan dilihat dari jumlah viewers dan kesesuaian video dengan tema.

Syarat dan Ketentuan Lomba

1. Hasil karya bersifat asli, tidak melanggar hak cipta siapapun, dan belum pernah dipublikasikan.

2. Karya yang diikutsertakan dalam lomba belum diikutkan dengan lomba sejenis.

3. Karya tidak boleh mengandung ujaran kebencian, sara, pornografi/aksi, kekerasan, dan politik.

4. Seluruh peserta hanya dapat mengirim satu karya.

5. Lomba bersifat gratis.

6. Kemendikbudristek berhak menggunakan seluruh karya sebagai bahan sosialisasi.

7. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

8. Kemendikbudristek dibebaskan dari tuntutan pihak ketiga dan konsekuensi hukum atas karya yang dikirimkan.

9. Kompetisi terbuka bagi mahasiswa dan dosen PTN maupun PTS.

10. Batas akhir pengumpulan karya yaitu 24 Mei 2021 pukul 18.00. Perlombaan dibuka 17 Mei -24 Mei 2021.

11. Pengumuman pemenang akan diumumkan melalui akun resmi media sosial Ditjen Dikti pada tanggal 4 Juni 2021.

Lomba ini berhadiah 6 unit smartphone, lho.

Demikianlah ketentuan dan persyaratan dari lomba Hari Pendidikan Nasional https://www.detik.com/tag/lomba Ditjen Dikti

.

Optimalkan Pemanfaatan Pekarangan, TP PKK Kota Makassar Gelar Pembinaan

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Tim Penggerak PKK Kota Makassar gelar pembinaan dan pemanfaatan HATINYA PKK, yang merupakan program Pokja III di Baruga Angging Mammiri, Selasa (14/09/2021). Ketua...

Kabid Humas Imbau Warga Sulsel Waspada Pencurian dan Penipuan Dengan Hipnotis

Sulsel, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan mengimbau warga Kab. Luwu dan Sulsel secara umum untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi hipnotis...

Guru SMA di Makassar Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Muridnya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Polrestabes Makassar menangkap seorang guru SMA berinisial SD (27) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Guru tersebut ditangkap karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap siswinya...

Wali Kota Makassar Minta Vaksinasi Serentak di 100 RT/Hari 100 Persen Segera Terealisasi

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Wali Kota Makassar Ramdhan 'Danny' Pomanto meminta jajarannya pro-aktif mempercepat proses vaksinasi pada seluruh warga yang menjadi sasaran vaksinasi. Danny berharap tim...

Kampanye Anti Gratifikasi, KPPN Ingatkan Pengelola Keuangan Soal Ini

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- KPPN Watampone senantiasa mengkampanyekan anti gratifikasi dalam setiap kesempatan bertemu dengan mitra kerja, baik secara tatap muka maupun melalui daring (online). Hal...

Ceramah Latsar Angkatan LVI dan LVII, Sekda Kota Makassar Berbagi Motivasi

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muhammad Ansar, memberikan ceramah dalam latihan dasar (Latsar) angkatan LVI (56) dan LVII (57) yang digelar di Hotel...

.

.

.

Beasiswa Kalla Dibuka, Khusus Domisili Sulawesi, Begini Cara Daftarnya!

Sulawesi, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Yayasan Hadji Kalla membuka pendaftaran beasiswa Kalla tahun ajaran 2021-2022 bagi mahasiswa yang berdomisili di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan...

Beasiswa Bertajuk Bersama Kelola Alam Adil Lestari Pemimpin Luluskan 58 Calon dari 22 Provinsi

 Beasiswa, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Program beasiswa bertajuk "Bersama Kelola Alam Adil Lestari (BEKAL) Pemimpin" diberikan kepada para Emerging Leader yakni para pemimpin muda ataupun calon pemimpin yang...

10 Skill dan Keterampilan Ini Dibutuhkan Mahasiswa di Dunia Kerja!

World Economic Forum (WEF) pada Oktober 2020 lalu merilis artikel terkait 10 skill atau keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja pada tahun 2025 mendatang. 10...

BAZNAS Buka Beasiswa Santri, Begini Cara Daftarnya!

Beasiswa, FAJARPENDIDIKAN.co.id- BAZNAS membuka pendaftaran untuk Beasiswa Santri BAZNAS 2021. Pendaftaran dibuka mulai 14 September 2021 sampai dengan 30 September 2021. Sedangkan pengumuman yang...

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

Departemen Epidemiologi FKM Unhas Gelar Pelatihan Mobile Data Collection

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Antusias sivitas akademika Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin pada kegiatan Pelatihan Mobile Data Collection (MDC) menggunakan Kobo Toolbox pada awal September...

Pemkab Pangkep Gandeng KNPI dan PMI Vaksin Massal Jenjang SMP

Pangkep, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Pemerintah Kabupaten Pangkep, melaksanakan kegiatan Vaksin Massal untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), pelaksanaan tersebut melibatkan organisasi KNPI dan PMI, di Pelataran Rumah...

Guru Honorer Berusia 57 Tahun Tak Lolos Tes PPPK, Nitizen Minta Bantuan Nadiem

Viral di media sosial, kisah seorang guru honorer berusia 57 tahun yang gagal lolos tes seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Kisah tersebut dibagikan...

Sosialisasi Assesment Clinic HOTS, UNM Target Peningkatan IKU

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar sosialisasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam rangka Revitalisasi LPTK tahun 2021. Rektor UNM Prof. Dr. Ir....

Ini Poin Keputusan Menpan-RB Nomor 1127 Tahun 2021 untuk PPPK Guru 2021

Perlu digarisbawahi, dokumen dengan Nomor 1127 Tahun 2021 ini adalah Keputusan Menpan-RB, jadi bukan Permenpan-RB 1127 Tahun 2021. Keputusan ini diteken Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara...

.