Suasana launching Gerakan FKM Unhas Menghafal Al-Qur’an dan Sholat Berjama’ah (GFMSB).[Foto:/Ist.]
Suasana launching Gerakan FKM Unhas Menghafal Al-Qur’an dan Sholat Berjama’ah (GFMSB).[Foto:/Ist.]

Makassar, FajarPendidikan.co.id – Kondisi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) terasa berbeda pada hari Kamis, 21 Februari 2019. Pada hari tersebut sivitas akademika FKM Unhas secara antusias mengikuti launching Gerakan FKM Unhas Menghafal Al-Qur’an dan Sholat Berjama’ah (GFMSB).

Kegiatan yang dilaksanakan di Mushallah Nurul Fiqri Sps Unhas dan Mushollah Muslimah FKM Unhas ini dihadiri oleh puluhan orang sivitas akademika FKM Unhas yang meliputi dosen, staf, dan mahasiswa. Kegiatan ini juga dihadiri oleh kalangan umum di luar sivitas akademika FKM Unhas. GFMSB merupakan kegiatan yang dipelopori oleh sivitas akademika FKM Unhas dimana konsep secara khusus digagas oleh LD Al-‘Aafiyah FKM Unhas.

Ketua panitia kegiatan GFMSB, Muh Agung S dalam pelaporannya mengungkapkan, kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk memotivasi sivitas akademika FKM Unhas di dalam meningkatkan intensitas dan kualitas di dalam beribadah.

Baca Juga :   Mahasiswa PBL II FKM Unhas melakukan FGD tentang HIV/AIDS

“Kegiatan ini sedikit berbeda dengan kegiatan menghafal Al-Qur’an lainnya dengan adanya reward bagi para peserta yang telah menghafalkan satu juz Al-Qur’an,” jelas Agung.

Launching GFMSB secara resmi dilakukan oleh Dekan FKM Unhas, Dr Aminuddin Syam, SKM, M Kes., M Med, Ed., dengan pemberian secara simbolik Al-Qur’an kepada salah satu peserta GFMSB.

Dalam sambutannya, Aminuddin Syam mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan ukhuwah di kalangan sivitas akademika FKM Unhas, dimana GFMSB dapat menyatukan segala bentuk unsur yang terdapat di FKM Unhas di dalam satu bingkai untuk mendekatkan diri kepada Ilahi.

“Sebagai fakultas yang domainnya promotif-preventif, maka seluruh sivitas akademika FKM Unhas harus sehat. Untuk mendapatkan sehat secara hakiki maka mulai dari menyehatkan hatinya. Sarana paling ampuh menyehatkan hati adalah membaca dan menghafal Al-Qur’an. Dengan menghafal Al-Qur’an, bisa mengakselerasi potensi otak seseorang sehingga pengetahuannya bisa bersambung dengan hatinya. Dengan gerakan menghafal Al-Qur’an, maka FKM berharap sivitas akademika bisa menggabungkan antara kecerdasan emosional dengan kecerdasan spiritual,” jelas Dekan FKM.

Baca Juga :   Bersama Guru Besar UIN Suska, LPM IAIN Bone Kembangkan Sistem Penjamin Mutu

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pembina Gerakan FKM Unhas Menghafal Al-Qur’an dan Sholat Berjamaah, Prof Dr Thahir Abdullah, MSc., MSPH., menambahkan, banyak manfaat dan pahala yang bisa diperoleh dengan menghafal Alquran.

“Tentu bacaan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan sehingga bukan hanya menghafalnya tetapi juga dengan tajwid yang benar,” ucap Thahir Abdullah.

Kegiatan launching GFMSB juga dirangkaikan dengan pemberian taujih Islami oleh salah satu dosen STIBA dan narasumber Ummat TV, Ustadz Fadlan Akbar, LC, M.H.I. Taujih Islami mengangkat tema, “Al-Qur’an di Hatiku”.

Di dalam taujih, pemateri menyampaikan keutamaan seorang muslim yang senantiasa mentadabburi dan menghafalkan Al-Qur’an dimana seseorang tersebut akan mendapatkan derajat yang tinggi di sisi Allah Azza Wa Jalla.

Kegiatan GFMSB secara rutin akan dilaksanakan sepanjang tahun sebanyak dua kali dalam sebulan dimana hari pelaksanaanya ditetapkan pada hari Kamis. Kegiatan ini akan menyesuaikan dengan jadwal akademik dan akan dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama serta sholat berjama’ah bagi peserta muslim. Peserta akan dibagi dalam beberapa halaqoh dan setiap halaqoh akan dibimbing oleh satu orang musyrif.

Baca Juga :   FKM Unhas Gelar Workshop Pembukaan Prodi Profesi Kesehatan Masyarakat

Rangakaian kegiatan launching GFMSB ditutup dengan pelaksanaan technical meeting untuk memberikan pengarahan terkait teknis pelaksanaan GFMSB kepada seluruh peserta. (FP)