Guru Besar PPS Nur Rachmat Indonesia H. Sudirman Makku (sabuk hijau) saat memberi pengarahan kepada seluruh muridnya.

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Guru Besar Perguruan Pencak Silat (PPS) Nur Rachmat Indonesia H. Sudirman Makku mengingatkan kepada seluruh muridnya agar senantiasa memperhatikan adab dalam menuntut ilmu. Termasuk dalam hal menuntut ilmu bela diri pencak silat.

Hal tersebut disampaikan H Sudirman Makku dihadapan ratusan anggota PPS Nur Rachmat Indonesia, Cabang Bone, saat mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Desa Pasippo, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sabtu-Minggu, (8-9/2/2020).

UKT tersebut mengangkat tema “Melalui UKT, Kita Kedepankan Adab dan Etika Terhadap Perguruan Sebagai Jalan Untuk Mencapai Kemuliaan Dunia Akhirat”.

H. Sudirman Makku dalam kesempatan itu mengingatkan seluruh muridnya, akan pentingnya mendahulukan adab dan etika dalam proses menuntut ilmu. UKT, lanjutnya, digelar sebagai salah satu bentuk pendidikan dan lantihan bagi anggota PPS Nur Rachmat agar semakin baik kualitas keilmuan yang disertai dengan adab dan etikanya.

Baca Juga :   Ini Cara Dinas Sosial Barru Terampilkan Anak Telantar

“Olehnya itu dalam perguruan ini selain keilmuan fisik jurus, juga selalu dikedepankan untuk introspeksi diri,”kata Ayahanda Guru Besar sapaan akrab Sudirman Makku dimata muridnya.

Hal senada disampaikan Ketua Umum Pusat, Drs Rapiuddin MPd. Ia mengatakan, sebagai anggota PPS Nur Rachmat Indonesia, harus senantiasa mengedepankan adab dan etika dalam menuntut ilmu.

“Sebagaimana tema UKT, kita memang harus mengedepankan adab dan etika terhadap perguruan. Itu sangat perlu diperhatikan oleh anggota PPS Nur Rachmat Indonesia di seluruh cabang,” ujarnya.

Diketahui, UKT di Cabang Bone merupakan titik UKT pertama priode 2020 ini. Setelah Cabang Bone, belasan titik lokal UKT lainnya di sejumlah kabupaten juga akan digelar kegiatan serupa.

Reporter: Abustan