Hidup Aman dan Tenteram, Dengan Menjalankan 8 Wasiat Rasulullah SAW

Berikut delapan wasiat Rasulullah SAW, bagi kaum muslimin, yang dapat menjadi bekal dunia dan akhirat bila diamalkan. Dan sebaiknya diamalkan, agar kita selamat dalam mengarungi kehidupan, yang semakin hari semakin sulit. Semoga dengan mengamalkannya, kehidupan kita menjadi aman dan tenteram, terhindar dari hal-hal yang menjerumuskan.

Dari Abud Darda’ radhiallahu’anhu ia berkata:

أَوْصَانِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتِسْعٍ: “لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ شَيْئًا وَإِنْ قُطِّعْتَ أَوْ حُرِّقْتَ، وَلَا تَتْرُكَنَّ الصَّلَاةَ الْمَكْتُوبَةَ مُتَعَمِّدًا؛ وَمَنْ تَرَكَهَا مُتَعَمِّدًا بَرِئَتْ مِنْهُ الذِّمَّةُ ، وَلَا تَشْرَبَنَّ الْخَمْرَ؛ فَإِنَّهَا مِفْتَاحُ كُلِّ شَرٍّ، وَأَطِعْ وَالِدَيْكَ، وَإِنْ أَمَرَاكَ أَنْ تَخْرُجَ مِنْ دنياك؛ فاخرج لهما، ولاتُنَازِعَنَّ وُلَاةَ الْأَمْرِ، وَإِنْ رَأَيْتَ أَنَّكَ أَنْتَ ، وَلَا تفرِر مِنَ الزَّحْفِ؛ وَإِنْ هَلَكْتَ وَفَرَّ أَصْحَابُكَ، وَأَنْفِقْ مِنْ طَولك عَلَى أَهْلِكَ، وَلَا تَرْفَعْ عَصَاكَ عَنْ أَهْلِكَ، وَأَخِفْهُمْ فِي اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

- Iklan -
Baca Juga:  Keistimewaan Malam 27, Menjemput Lailatul Qadar

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewasiatkan aku 8 perkara:

8 Wasiat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam

  • Janganlah engkau mempersekutukan Allah meskipun lehermu akan dipenggal atau dirimu akan dibakar.
  • Jangan sekali-kali engkau meninggalkan shalat wajib dengan sengaja. Barangsiapa yang melakukannya dengan sengaja, maka Allah berlepas diri darinya.
  • Jangan engkau minum khamr, karena khamr adalah kunci segala kejelekan.
  • Taatilah kedua orang tuamu. Bahkan apabila mereka menyuruhmu untuk menyerahkan seluruh hartamu, maka serahkanlah kepada keduanya.
  • Jangan lari dari medan pertempuran, meskipun engkau akan terbunuh dan teman-temanmu melarikan diri.
  • Nafkahkanlah keluargamu dari sebagian harta yang engkau miliki.
  • Jangan angkat tongkatmu dari keluargamu (jangan biarkan keluargamu melakukan hal yang dilarang agama).
  • Ajarkanlah keluargamu untuk bertakwa kepada Allah.”
Baca Juga:  Tata Cara Salat Sunnah Idul Fitri

(HR. Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrad no.8, dihasankan oleh Al Albani)

 

- Iklan -

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU