Saturday, September 19, 2020

Himpunan Mahasiswa Akuntansi Unibos Gelar Kas Ke-VI

Makassar, FajarPendidikan.co.id – Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaksi) Universitas Bosowa (Unibos) kembali gelar Kompetisi Akuntansi Siswa (KAS) 2019. Pembukaan KAS yang ke-VI ini digelar di Balai Sidang Unibos. Selasa, 15 Januari 2019.

Mengusung tema “Mengembangkan Potensi Generasi Muda Guna Mewujudkan Akuntan yang Intelektual dan Profesional Melalui Seni Akuntansi”, kegiatan KAS 2019 akan dilangsungkan hingga sesi final dan penyerahan hadiah juara pada 17 Januari 2019 mendatang.

Kegiatan ini diikuti 13 Sekolah tingkat SMA dan SMK se-Sulawesi. Termasuk SMK 1 Pinrang, SMK 1 Pangkep, SMK YAPMI Makassar, SMK 7 Makassar, SMK YAPTA Takalar, SMK 4 Makassar, SMK 2 Luwu Timur, SMA 9 Maros, SMA Athira Bone, SMA 14 Bone, MAN 1 Bone, SMK 1 Makassar, SMK 1 Wajo.

Beberapa jenis lomba yang akan diikuti 91 peserta ini merupakan lomba khusus akuntansi seperti Pengisian Formulir Pajak, Cerdas Cermat, Siklus Akuntansi Jasa dan Dagang, Multiple Choice dan MyOB. Dewan Juri lomba tersebut merupakan Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Bosowa, Farida, M.Si., Thanwain, M.Si.,Adil Setiawan, M.Si., dan Riva Fajarina, M.Si.

Ketua Himaksi Unibos, Mahardika Burhan menuturkan, tujuan utama diadakan KAS untuk merangkul para penerus calon akuntan hebat. Selain itu, katanya, KAS merupakan program rutin tahunan Himaksi. “Tetapi untuk kedepan sebagai pembeda dan jika memungkinkan, kami akan menambah lombanya dengan lomba skilus manufaktur,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Program studi Akuntansi Unibos, Firman Menne, M.Si mengungkapkan harapannya. “Dengan lomba ini kami berharap Fakultas Ekonomi lebih dikenal dan tentunya ini merupakan kegiatan yang diprioritaskan menjadi salah satu bentuk peningkatan kapabilitas dan rasa percaya diri kepada pengurus lembaga untuk menyelenggarakan kegiatan tingkat Sulawesi. Untuk para peserta, semoga semakin bisa mendewasakan ilmu dalam bidang accounting. Semoga bisa menambah wawasan dan kecakapan siswa dalam bidang akuntansi,”harap Firman. (FP)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Sekolah Islam Athirah Berikan Penghargaan Guru dan Karyawan Berprestasi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah kembali memberikan apresiasi kepada guru dan karyawan berprestasi. Pengumuman apresiasi bertajuk Human Capital Award 2020 itu dilaksanakan...

Luar Biasa, Guru TK Islam Athirah 2 ini Raih Penghargaan The Best Teacher

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah (SIA) menggelar kegiatan forum jumat pada hari Jumat, 18 September 2020. Kegiatan forum jumat kali ini berbeda...

BPJS Ketenagakerjaan Gencar Ajak Guru Mengaji Jadi Peserta, Ini Manfaatnya!

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- BPJS Ketenagakerjaan gencar melakukan sosialisai mengajak penerimaan insentif guru mengaji untuk menjadi pesertanya. Hal tersebut seperti yang...

DKM Bakal Lakukan Pameran Daring ‘Semangat 2020’

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pandemi Covid-19 telah berlangsung lebih dari setengah tahun. Semua lini kehidupan seperti sedang diuji daya tahannya, termasuk posisi seni...

Danlantamal VI Sambut Hangat Kunjungan Dirut PT. Semen Tonasa

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Dr. Benny Sukandari, S.E., M.M., CHRMP., menyambut hangat kunjungan Direktur Utama...

REKOMENDASI