ADV A1
ADV B1

Kepala Satpol PP Gowa Minta Maaf Akibat Tindakan Arogan Anggotanya

FAJAR Pendidikan

Gowa, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kepala Satpol PP Gowa Alimuddin Tiro meminta maaf kepada masyarakat khususnya korban pemukulan oleh anggotanya di sebuah kafe di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng saat penertiban PPKM Mikro pada Rabu (14/7).

“Pertama-tama kami atas nama pemerintah dan Satpol PP menyampaikan permohonan maaf, khususnya kepada korban,” kata Alimuddin Tiro di Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (15/7).

-ADV C2 -

Dia menjelaskan patroli pengetatan PPKM di malam-malam sebelumnya berjalan lancar dana humanis, tetapi pada malam keenam insiden kekerasan pun terjadi oleh anggotanya terhadap korban.

-ADV C3 -

Apa yang terjadi di lapangan betul-betul di luar perkiraan kami,” ucapnya. Alimuddin juga akan bekerja sama dengan kepolisian yang saat ini tengah menangani kasus dugaan pemukulan yang dilaporkan korban ke Polres Gowa. Korban yang salah satunya diketahui wanita hamil juga telah melakukan visum di salah satu rumah sakit di Kabupaten Gowa.

BACA JUGA :   4 Pelaku Kasus Pembunuhan TNI AD Tertangkap, Dua Masih DPO

“Kami semua sama-sama melihat memang ada kekerasan, namun akan kami dalami,” ujar Alimuddin. Pihaknya akan melakukan rapat internal dan memeriksa oknum terkait. Jika terbukti maka pasti ada sanksi yang akan diberikan terhadap pelakunya.

-ADV C4 -

Insiden penganiayaan terhadap pasangan suami istri terjadi saat Satpol PP Gowa melakukan operasi penertiban PPKM Mikro di Panciro, Rabu (14/7).

BACA JUGA :   Keresahan Orang Tua Terkait Vaksinasi Anak, Disdik-Dinkes Bone Didemo

Kejadian  bermula dari empat tim yang dikerahkan untuk penertiban PPKM Mikro. Saat patroli, petugas Satpol PP Gowa mendengar suara musik yang cukup keras dari sebuah warkop atau kafe. Oknum satpol PP masuk ke kafe itu untuk mencari pemilik dan meninjau izin operasinya.

Namun setelah adu mulut, oknum satpol PP itu mulai memukul pemilik kafe, yakni Nurhalim alias Ivan Van Houten, lalu berlanjut ke istrinya yang disebutkan tengah hamil delapan bulan. Atas kejadian itu, kedua korban kemudian melaporkan hal itu ke Mapolres Gowa untuk memproses pemukulan tersebut.JPNN

-ADV C5 -
ADV B2
ADV E1

BERITA DAERAH

BACA JUGA

ADV E2
- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI