KPPN Gelar GKM Kesehatan, Waspada Terhadap Asam Urat

FAJAR Pendidikan

KPPN Watampone menggelar kegiatan Gugus Kendali Mutu (GKM) Kesehatan dengan tema masalah Penyakit Asam Urat, Selasa (1/3/2022). GKM ini diikuti oleh seluruh pegawai dan PPNPN secara daring (online) melalui aplikasi Zoom.

Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman, membuka acara tersebut dengan menyampaikan pesan kepada seluruh pegawai, baik ASN maupun PPNPN. Agar dapat menyimak dengan baik penyampaian pesan-pesan kesehatan yang disampaikan pada GKM ini.

“Materi utama GKM Kesehatan kali ini bertemakan tentang Penyakit Asam Urat yang disampaikan oleh dokter Bidasari Azikin,”ungkapnya.

Dalam pemaparannya, dokter Bidasari Azikin, menyampaikan bahwa Asam urat adalah senyawa turunan purina dengan rumus kimia C₅H₄N₄O₃ dan rasio plasma antara 3,6 mg/dL dan 8,3 mg/dL. Kelebihan atau kekurangan kadar asam urat dalam plasma darah ini sering menjadi indikasi adanya penyakit atau gangguan pada tubuh manusia.

BACA JUGA :   Kelapa Hijau Bisa Hancurkan Batu Ginjal ?

“Penyakit Asam Urat atau Gout adalah kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan.dan rasa panas di persendian,”ungkapnya

Setelah selesai pemaparan, dilanjutkan dengan berdiskusi. Beberapa pegawai mengajukan pertanyaan seputar penyakit asam urat tersebut. Dan dijawab lansung oleh dokter Bidasari Azikin.

Penyakit asam urat umumnya disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat. Diet yang buruk dan aktivitas fisik yang sedikit dapat meningkatkan resikonya.

Mencegah penyakit asam urat dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat, menjaga asupan makanan dengan makan makanan bergizi seimbang, dan hindari makanan-makanan yang dapat membuat asam urat semakin parah.

BACA JUGA :   Dikawal Ratusan Personel Kepolisian, Jamaah Haji Bone Tiba dengan Selamat

Diharapkan melalui kegiatan GKM Kesehatan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan pegawai agar dapat meningkatkan kualitas kesehatan sehingga dapat tetap bekerja dengan baik, meningkatkan kompetensi, serta tetap memberikan pelayanan prima kepada mitra kerja dan masyarakat.

Pada akhir sesi, dokter Bidasari berpesan, jika gejala asam urat dibiarkan tanpa adanya tindakan pengobatan, penyakit ini mungkin saja menimbulkan komplikasi.

Asam urat dalam darah yang dibiarkan berlebihan dapat membentuk kristal padat di dalam sendi. Kristal asam urat tersebut dapat menimbulkan berbagai penyakit atau kondisi berbahaya lainnya.

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI