Wednesday, July 8, 2020

Lembaga NII Bekerjasama dengan LLDikti Wilayah IX Gelar Pekerti

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Nobel Indonesia Institute (NII) sebagai lembaga pengembangan dan pelatihan pendidikan yang ada dalam naungan STIE Nobel Indonesia bekerjasama dengan LLDikti Wilayah IX menggelar Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) untuk menciptakan tenaga pengajar (dosen) yang kompeten dan terampil.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aerotel Smile Makassar ini  berlangsung mulai hari ini, 28 Oktober 2019 hingga Kamis, 31 Oktober 2019 dan diikuti 51 peserta dosen aktif dari berbagai daerah.

Hal yang istimewa dalam kesempatan ini karena pembukaannya bertepatan dengan hari sumpah pemuda.

Dengan demikian untuk memperingati hari sumpah pemuda, seluruh yang terlibat (peserta, penatar dan panitia) serentak menyanyikan lagu Indonesia Raya diiringi pembacaan ikrar sumpah  pemuda yang dipimpin langsung oleh ketua STIE Nobel Indonesia Dr H Mashur Razak, SE., MM.

Acara pembukaan PEKERTI turut dihadiri Prof Dr H A Muin Fahmal, SH., MH., selaku Ketua Unit Pengembangan Sumber Daya Manusia (UPSDM) LLDIKTI Wilayah IX.

Dalam sambutannya, Muin menyampaikan pentingnya pelatihan instruksional ini bagi para dosen.

“Dalam rangka pengembangan tenaga pengajar diperguruan tinggi kami menghadirkan program ini untuk bagaimana mengasah lebih tajam lagi keterampilan dosen dalam berinteraksi dengan mahasiswa, karena prinsipnya ketika tenaga pengajarnya berkualitas maka berkualitas pulalah mahasiswanya,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua STIE Nobel Indonesia menuturkan rasa bangga dan terima kasihnya kepada UPSDM LLDIKTI Wilayah IX atas kepercayaannya kepada lembaga NII dalam melaksanakan kegiatan PEKERTI ini.

“Program ini hal yang harus kita jadikan peluang besar untuk mampu mendidik anak kita di kampus nantinya menjadi generasi muda penerus bangsa yang unggul, empat hari tiga malam ke depan mari kita jadikan modal untuk membuat perubahan yang baik di masa yang akan datang,” ungkapnya dengan tegas.

PEKERTI merupakan program berkelanjutan jangka panjang yang dilakukan oleh LLDIKTI  Wilayah IX guna mencapai cita-cita negara yaitu “Mencerdaskan kehidupan bangsa”. (FP/Rls)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Tiga Peserta UTBK Berkebutuhan Khusus Ikut Ujian di UNM Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tiga peserta Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) dengan berkebutuhan khusus mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)...

Pendaftaran UMPTKIN 2020 Ditutup, UIN Alauddin Peringkat Pertama Kampus Paling Diminati

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2020 telah resmi ditutup pada Minggu (5/7/2020). Dari...

Pustakawan dan Organisasinya

REFLEKSI HUT IPI KE 47 | 7 JULI 1973 -  7 JULI 2020Oleh: Tulus Wulan Juni (Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan Kota Makassar)

Dosen Unhas Segera Lakukan Rapid Test, Berikut Jadwalnya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Upaya melakukan pemutusan rantai penularan Covid-19, sebanyak 1.652 dosen Universitas Hasanuddin dari seluruh fakultas dan program studi akan segera...

Dear Mahasiswa, Ini Syarat Penerima Bantuan Keringanan Biaya Kuliah di Masa Pandemi

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Pemerintah mengeluarkan aturan keringanan uang kuliah tunggal bagi mahasiswa yang terkena dampak Covid-19. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun...

REKOMENDASI