Friday, November 27, 2020

LP2M UNM Makassar Gelar Seminar Hasil Pengabdian Masyarakat Secara Virtual

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan kegiatan seminar nasional hasil penelitian. Seminar LP2M UNM tersebut berlangsung secara virtual melalui aplikasi daring, Sabtu, 24 Oktober 2020. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah peserta yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Rektor UNM Makassar Prof Husain Syam mengatakan, pelaksanaan kegiatan seminar hasil ini merupakan hal yang sangat strategis. Seminar tersebut memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan di bidang penelitian terlebih dalam kondisi pandemu covid-19.

“Kami ingin dalam kegiatan ini, para pengabdi memberikan solusi yang bermanfaat kepada masyarakat apalagi pada saat pandemi covid-19. Kami inginkan kegiatan seminar ini tidak hanya berakhir sampai melahirkan jurnal saja,” katanya.

Lebih lanjut, dengan adanya kegiatan seminar hasil penelitian seperti ini juga dapat mengembangkan kompetensi dosen. Dimana dosen tidak hanya memiliki pengetahuan semata juga dapat mentransferkan ilmunya.

Sementara itu, Ketua LP2M UNM Makassar Prof Bakharani menambahkan, kegiatan seminar nasional seperti ini akan dilakukan setiap tahun agar berkesinambungan. Apalagi melihat antusiasme dari peserta yang begitu meriah meski dalam kondisi pandemi covid-19 dan seminar hasil melalui aplikasi daring.

“Dari kegiatan ini kita harapkan untuk kedepan jumlah peneliti di UNM Makassar bisa semakin meningkat. Karena dari seminar hasil bisa timbul ide lebih baik daripada penelitian sebelumnya,” jelasnya

Dalam kegiatan ini sendiri diikuti oleh 350 pemakalah dan sebagai peserta 100 orang. Dalam kegiatan ini juga beberapa perguruan tinggi turut ikut diantaranya Universitas Negeri Medan, Universitas Mataram, Universitas Negeri Manado, STIEM Bongaya, Universitas Bosowa, Poltekkes Kemenkes Mamuju, Universitas Fajar, dan Universitas Muhammadiyah Makassar.

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Rektor UNM Ajak Dosen Samakan Persepsi soal Penilaian Angka Kredit

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Focus Group Discussion (FGD), FGD kali ini membahas penilaian angka kredit dosen dalam kebijakan...

HMJ Matematika FMIPA UNM, Umumkan Pemenang Lomba GEOMETRI 2020

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Genius on Mathematics in Real Application (GEOMETRI) 2020 yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu...

Pembelajaran Tatap Muka di Bone, Begini Penyampaian Wabup dan Satgas

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Wakil Bupati (Wabup) Bone Ambo Dalle menyampaikan harapannya kepada seluruh guru dan masyarakat agar bersinergi menyambut rencana Pembelajaran Tatap...

Dampak Krisis Akibat Pandemi, Usman Berhenti Dari Tempat Kerjanya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Usman (35 tahun), yang bekerja di sebuah perusahaan media, terpaksa harus berhenti,  atau mengundurkan diri. Keputusan yang diambil secara...

BAN-PT Asesmen Lapangan Via Daring di IAIN Bone, Prodi Diharap Unggul

Bone, FAJARENDIDIKAN.co.id - Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) lakukan asesmen lapangan secara daring pada Dua Program Studi (Prodi) Fakultas Ushuluddin dan...

REKOMENDASI