Jumat, Agustus 6, 2021

Menciptakan Iklim Literasi Harus dari Sekolah

FAJARPENDIDIKAN.co.id – “Bu Melati, bisakah saya ikut menulis? Saya ingin ikut, tapi saya tak punya uang,” begitu kisah Melati Syahrir, Kepala Perpustakaan Purnama SD Inp Paccerakkang, Rabu, 9 Juni 2021.

Melati, yang juga merupakan Ketua Kelompok Kerja Pustakawan Sekolah (KKPS) Kota Makassar, tengah berbagi cerita tentang salah seorang muridnya, Rezki.

Rezki merupakan anak kurang mampu, tapi menunjukkan minat besar pada aktivitas literasi. Dia bahkan jadi salah satu Duta Baca di Perpustakaan Purnama.

Melihat antusiasme Rezki, Melati bersama Bunda Baca SD Inp Paccerakkang, yang berjumlah 12 orang, sepakat ikut Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) Nasional, tahun 2021,  atas inisiatif sendiri.

Mereka akan keluarkan dana partisipasi paguyuban Bunda Baca untuk mendaftarkan Rezki. Duta Baca yang lain juga akan ikut menabung demi mewujudkan impian Rezki.

Ainun Rasyidah Iksan, yang juga Duta Baca Perpustakaan Purnama, mengaku senang atas hadirnya program GSMB yang diadakan oleh Nyalanesia. Ainun mengaku, ia sering menulis puisi tetapi hanya disimpan di buku catatannya.

Setelah dapat info dari Bu Melati tentang GSMB, ia gembira sekali. Ia berharap, karyanya bersama teman-temannya dapat dibukukan.

“Kepolosan Rezki, Ainun dan lainnya jadi pemantik semangat untuk terus melangkah demi literasi anak bangsa yang lebih baik,” beber Melati yang masih tercatat sebagai guru honorer itu.

Baca Juga :   Hari Anak Nasional, Bunda Pustaka SD Negeri Borong Hadirkan Pendongeng Mami Kiko

Motivasinya, ingin berbagi semangat dan sedekah ilmu dari anak-anak Duta Baca. Ia mendapat pembelajaran dari proses yang tengah dijalani sebagai penggiat literasi bahwa membangun iklim literasi itu butuh kebersamaan, cinta, kolaborasi, dan sinergitas.

Melati mengikuti Program Pengembangan Literasi Sekolah Nasional. Ia lolos sebagai salah satu dari 500 besar pendaftar Sosialisator Program Literasi (SPL) Nasional yang diadakan Nyalanesia (GMB-Indonesia), yang diikuti 4.000-an peserta.

Sekarang tahap uji penerjunan. Ia dibimbing oleh founder Nyalanesia, Lenang Manggala, dan mentor  Akbar Bagus Wicaksono.

Menurutnya, sebagai Ketua KKPS, ini merupakan gift, bonus, berkah yang diberikan Tuhan untuk ikhtiarnya dalam meningkatkan indeks literasi.

Ia sudah bertekad akan terus melakukan gerakan literasi demi menguatkan sekolah binaan, kepala sekolah, guru, Duta Baca, Bunda Baca, dan mitra kerja.

“Saya harus bergerak mulai dari sekolah, karena peletak dasar literasi ada di sekolah,” imbuhnya.

Menurutnya, apa yang dikerjakan hari ini semata-mata guna memberikan wadah bagi anak-anak di sekolah untuk memantaskan potensi yang mereka miliki.

Mereka perlu diberi  motivasi bahwa karya mereka layak mendapatkan tempat pada setiap halaman buku. Nanti, dengan bangga, mereka akan membawa buku itu ke mana-mana.

Baca Juga :   Pompes Babussalam Arrahmah Gowa Gelar MaTaSANTRI

“Mereka akan tunjukkan pada dunia, inilah karya saya, inilah pengalaman saya semasa sekolah. Saya pernah menulis buku,” jelas Melati.

Dia mengajak untuk melangkah bersama dengan terus saling menggenggam semangat dan saling support satu sama lain. Dia berharap, keikutsertaannya akan berkontribusi bagi kebaikan dan kemajuan gerakan literasi.

Kepala UPT SPF SD Inp Paccerakkang, Muh Yunus Sunusi, ikut memberikan dukungan terhadap Melati. Menurutnya, banyak orang pintar di Indonesia terapi sedikit yang dapat dan mau menulis.

Baca Juga :   Pompes Babussalam Arrahmah Gowa Gelar MaTaSANTRI

Ia berharap, semoga program ini mampu menggerakkan kesadaran kita semua akan pentingnya menulis. Respons positif juga datang dari Kepala Sekolah SDS Hang Tuah, Arpin, yang memberi kesempatan pada Melati memberikan sosialisasi di sekolahnya kepada guru-guru.

Sementara Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Amran Kudus, mengatakan akan memberikan satu sesi untuk sosialisasi GSMB, saat Rakor Perpustkaan Sekolah, bulan Juli 2021.

Katanya, program ini perlu disosialisasikan ke sekolah-sekolah, terutama sekolah yang perpustakaannya akan diakreditasi, biar ada nilai tambah pada indikator prestasi.

“Dulu ada Gerakan Makassar Gemar Membaca atau GMGM. Semoga dengan adanya program ini bisa berkembang menjadi Gerakan Makassar Gemar Menulis,” pungkas Amran. (*)

.

Dalam Rangka Memperingati HUT RI ke 76, Pemprov Sulsel Gelar Rapat Koordinasi

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke 76...

Cluster Keluarga Mendominasi KM Umsini, Wali Kota Danny Minta Kepekaan Warga Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Inovasi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto untuk memanfaatkan kapal KM UMSINI sebagai tempat isolasi bagi masyarakat terpapar covid-19 secara resmi...

Wali Kota Makassar Ingatkan Pentingnya Berbagi Informasi Kesehatan dan Waspada Penyebaran Covid 19

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kondisi dewasa ini yang masih bergelut dengan penyebaran virus covid-19 menjadi ketakutan semua pihak. Olehnya itu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto...

Danny Pomanto Lakukan Penandatanganan Kerja Sama dengan KM Umsini

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto di hadapan Dirjen Perhubungan Laut RI memaparkan konsep isolasi apung terpadu yang memanfaatkan KM Umsini...

Prof Husain Letakkan Batu Pertama Hari Ini, Kampus UNM Parepare Bakal Jadi Ikon Baru di Parepare

Parepare, FAJARPENDIDIKAN.co.id -Rektor UNM, Prof Dr Ir Husain Syam, MTP, IPU, ASEAN, Eng dijadwalkan akan meletakkan batu pertama pembangunan kampus baru UNM Parepare, Sabtu...

Akhirnya DPRD Kota Makassar Sahkan Perubahan Status PD Pasar Menjadi Perumda Pasar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar rapat paripurna di Ruang Rapat Paripurna DPRD Makassar, dan sekaligus mengesahkan Rancangan Peraturan...

.

.

.

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

Wali Kota Makassar Ingatkan Pentingnya Berbagi Informasi Kesehatan dan Waspada Penyebaran Covid 19

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kondisi dewasa ini yang masih bergelut dengan penyebaran virus covid-19 menjadi ketakutan semua pihak. Olehnya itu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto...

UIM Gelar Teknik Expo 2021, Wali Kota Makassar Turut Hadir dan Harapkan Tetap Lestarikan Budaya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menyempatkan hadir dalam kegiatan teknik expo 2021 yang di adakan oleh Fakultas Teknik Universitas Islam...

UNM Buka Penerimaan Mahasiswa Jalur RPL Bagi Masyarakat Putus Kuliah

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) membuka penerimaan mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang digagas Kemendikbud Ristek...

Kampus Berkelas Dunia, ITB Resmi Luncurkan Program International Virtual Course (IVC)

Bandung, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Institut Teknologi Bandung(ITB) resmi meluncurkan program International Virtual Course (IVC) tahun 2021. Program ini merupakan implementasi dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Program...

PPKM Level 4 Diperpanjang, Bansos Harus Meningkat

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Anggota Komisi X DPR Netty Prasetiyani memahami perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 adalah pilihan sulit yang harus diambil pemerintah. Dari aspek...

.