Selasa, Maret 2, 2021

OSIS-MPK SMP Islam Athirah 1 Makassar Gelar Rapat Kerja, Begini Harapan Kepala Sekolah

Makassar, Fajarpendidikan.co.id – OSIS-MPK SMP Islam Athirah 1 Makassar Periode 2020/2021 menggelar Rapat Kerja (Raker) secara virtual melalui aplikasi zoom meetings, Kamis (14/1/2020). Kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan setiap periode pada awal kepengurusan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Unit Sekolah Islam Athirah, Majelis Pembina OSIS, Demisioner Pengurus Covtharka, serta Pengurus OSIS-MPK. Kegiatan itu dilaksanakan untuk merumuskan, membahas, dan menetapkan program kerja yang akan dilaksanakan oleh pengurus selama satu tahun ke depan.

Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar, Nilamartini, S.Pd., M.M. memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan rapat kerja OSIS dengan nama Tudrafa tersebut. Dalam sambutannya, Nila menyampaikan harapannya terkait perumusan program OSIS.

“Semoga ananda Pengurus OSIS Tudrafa dapat merumuskan program kerja yang baik. Namun perlu diingat bahwa program kerja yang terbaik bukanlah program kerja yang banyak, melainkan yang dapat bermakna dan berkontribusi secara khusus untuk Sekolah Islam Athirah dan juga kepada masyarakat,” tuturnya.

Harapan yang sama juga disampaikan Pembina OSIS, Munira S.Pd. ia berharap pengurus OSIS-MPK dapat meningkatkan kinerjanya masing-masing sesuai dengan bidangnya. Hal ini ia katakan agar program yang telah direncanakan tersebut dapat berjalan dengan sukses.

“Saya berharap melalui kegiatan rapat kerja ini para pengurus OSIS-MPK dapat meningkatkan kinerjanya masing-masing sesuai dengan bidangnya, serta dapat bersinergi satu dengan yang lainnya. Hal ini dikarenakan program kerja yang dirumuskan adalah program kerja bersama dan juga menjadi tanggung jawab bersama untuk menyukseskannya,” ucapnya.

Rapat kerja OSIS-MPK SMP Islam Athirah 1 Makassar berlangsung selama satu hari. Berdasarkan rundown acara, rapat kerja tersebut berakhir pada pukul 17.45 WITA.(*)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Pentingnya Mengetahui Bencana Ekologis dan Manajemen Resiko Bencana

Makassar, PENDIDIKANFAJAR.co.id- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar webinar virtual bertema, "Literasi Kebencanaan di Indonesia untuk Menangkal Mis-Disinformasi"  dengan menghadirkan,  Prof.Dr.Eng.Adi Maulana, ST.M.Phil....

Bupati Bone Resmikan Jembatan Senilai Rp 2 Miliar

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi meresmikan Jembatan Pekkawae di Desa Mattoanging, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Selasa (2/3/2021).

BAN-PT Visitasi Prodi PPKn Unim Bone Secara Daring

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan visitasi secara daring terhadap Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganeraan (PPKn) Universitas Muhammadiyah...

Komunitas Anak Pelangi Gelar Festival Hari Ibu

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel), Rahman Maman Abdurahman Rumadai yang akrab disapa Kak Maman bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota...

Sentuh Pustaka Poles Perpustakaan SMPN 24 Makassar Jadi Indah

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Perpustakaan SMP Negeri 24 Makassar yang diberi nama Perpustakaan Carakdek atau istilah yang diambil dari bahasa daerah Makassar yang berarti...

REKOMENDASI