Pasutri, Ini Waktu yang Baik untuk Berhubungan Seksual

FAJAR Pendidikan

Kebanyakan suami istri beranggapan waktu yang baik untuk berhubungan seks adalah malam hari. Padahal, waktu tersebut belum tentu benar.

Pakar hormon, Alisa Vitti mengatakan, waktu yang terbaik untuk berhubungan suami istri adalah pukul tiga sore. Pasalnya, di waktu itu, hormon kortisol pada perempuan sedang tinggi-tingginya sehingga membawa energi untuk melakukan hubungan seksual.

Pada saat itu pula, diikuti pria yang mengalami penurunan kadar testosteron. Sehingga pasangan suami istri lebih peka secara emosional saat melakukan hubungan badan.

Selain pukul tiga sore, berikut waktu yang baik untuk berhubungan seksual yang dirangkum redaksi FAJAR PENDIDIKAN dari berbagai sumber.

BACA JUGA :   Gangguan Makanan atau Eating Disorder Pemicu Kompilasi Hingga Menyebabkan Kematian

Pagi Hari

Seks juga lebih menyenangkan jika dilakukan pada pagi hari. Pasalnya, di pagi hari tingkat testosteron dan energi betul-betul tinggi saat itu.

“Tidak hanya tingkat testosteron dan energi yang lebih tinggi di pagi hari, namun kenaikan kadar oksitosin membuat Anda dan pasangan lebih intim. Selain itu, endorfin juga meningkatkan suasana hati Anda,” terang pakar seks Jessica O’Reilly.

Setelah Berolahraga

Sebuah penelitian dari Univesity of Texas, Amerika Serikat menjelaskan, aliran darah ke organ intim perempuan meningkat tajam setelah berolahraga. Sama halnya dengan perempuan, dengan olahraga, suami juga akan bisa memompa kadar testosteron. Sehingga keinginan untuk bercinta antara suami istri semakin tinggi.

BACA JUGA :   Apa itu Bulimia Nervosa?

14 Hari Siklus Haid

Penelitian menyebutkan bahwa dua minggu setelah haid akan membuat klitoris mengembang 20 persen dibanding keadaan normal. Hal ini akan membuat orgasme mudah dicapai oleh perempuan.

Setelah Melalui Hari Buruk

Stres dengan pekerjaan kantor, Anda bisa melepaskannya dengan seks bersama pasangan. “Studi menunjukkan bahwa seks dan bentuk kasih sayang fisik secara signifikan memperbaiki suasana hati dan menurunkan tingkat stres untuk beberapa hari mendatang. Selama pasangan Anda bukan sumber kemarahan, seks bisa membuat suasanan hati Anda jauh lebih baik,” tambah O’Reily. (*)

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI