Wednesday, July 8, 2020

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Universitas Hasanuddin Berlangsung via Daring

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Di tengah wabah pandemi global Covid-19, Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Hasanuddin kembali menyelenggarakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat Universitas.

Dalam kegiatan ini, masing-masing fakutas diwakili oleh satu mahasiswa berprestasi yang telah diseleksi. Kegiatan berlangsung secara virtual, Rabu (27/5).

Kegiatan Pilmapres Unhas secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhas, Prof Dr drg A Arsunan Arsin.

Acara yang berlangsung melalui aplikasi video konferensi zoom ini juga disebarluaskan melalui kanal YouTube Bidang Kemahasiswaan Unhas.

Dalam sambutan pembukanya, Prof Arsunan menjelaskan ajang Pilmapres merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tujuannya adalah menjaring mahasiswa pada setiap perguruan tinggi yang memiliki keunggulan dalam bidang akademik dan non akademik.

Dengan hadirnya kegiatan seperti ini, diharapkan mampu meningkatkan budaya dan semangat berprestasi dikalangan mahasiswa.

Hal ini juga merupakan model pembinaan kemahasiswaan di perguruan tinggi.

“Pelaksanaan tahun ini sedikit berbeda dari sisi teknis. Prosesnya masih sama, mereka persentase karya ilmiah, kecakapan dalam berbahasa asing, lalu ada psikotest yang terdiri dari ujian tulis dan wawancara. Tahun ini semua dilakukan secara daring,” jelas Prof Arsunan.

Untuk hari pertama, Bidang Kemahasiswaan Unhas berfokus pada penilaian persentase karya ilmiah dan kecakapan berbahasa asing.

Kegiatan Pilmapres Unhas akan dilanjutkan esok hari dengan kegiatan penilaian yang berbeda yakni  psikotes ujian tertulis dan wawancara.

“Tanggal 29 nanti kembali dilakukan wawancara untuk menentukan siapa yang akan mewakili Unhas ke ajang pilmapres tingkat nasional. Jadi, tiga hari ini 15 mahasiswa dari perwakilan tiap fakultas akan berkompetisi menjadi mahasiswa berprestasi tingkat Unhas,” tutup Prof Arsunan.

Pembukaan kegiatan juga diikuti oleh Direktur Alumni dan Penyiapan Karir, para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan tingkat Fakultas, para juri/penanggap, para kasubag kemahasiswaan tingkat fakultas, para peserta dan panitia pelaksana.(*/FP)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Tiga Peserta UTBK Berkebutuhan Khusus Ikut Ujian di UNM Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tiga peserta Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) dengan berkebutuhan khusus mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)...

Pendaftaran UMPTKIN 2020 Ditutup, UIN Alauddin Peringkat Pertama Kampus Paling Diminati

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2020 telah resmi ditutup pada Minggu (5/7/2020). Dari...

Pustakawan dan Organisasinya

REFLEKSI HUT IPI KE 47 | 7 JULI 1973 -  7 JULI 2020Oleh: Tulus Wulan Juni (Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan Kota Makassar)

Dosen Unhas Segera Lakukan Rapid Test, Berikut Jadwalnya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Upaya melakukan pemutusan rantai penularan Covid-19, sebanyak 1.652 dosen Universitas Hasanuddin dari seluruh fakultas dan program studi akan segera...

Dear Mahasiswa, Ini Syarat Penerima Bantuan Keringanan Biaya Kuliah di Masa Pandemi

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Pemerintah mengeluarkan aturan keringanan uang kuliah tunggal bagi mahasiswa yang terkena dampak Covid-19. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun...

REKOMENDASI