Syaratkan Keterampilan Pitching, Mahasiswa ITB Kalla Diuji Langsung Owner Bakso Mas Cingkrank

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Program Studi Kewirausahaan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Kalla menggelar ujian tengah semester mata kuliah Business Model & Design System lalu dalam bentuk Pitching Business Model Canvas pada Rabu (02/12) lalu.

Dalam dunia bisnis, Pitching bukanlah sesuatu yang asing, Pitch merupakan paparan business plan yang disampaikan secara verbal kepada investor prospektif dalam waktu yang singkat. Di sini mahasiswa dilatih untuk mempresentasikan model bisnisnya sendiri.

Pada kegiatan tersebut, mahasiswa presentasi di hadapan tiga penguji secara panel yaitu Praktisi Halaqoh Enterpreneur sekaligus Owner Bakso Mas Cingkrank, Muh. Nur Ashari Bersama Ketua Program Studi Kewirausahaan A. Fauziyah Yahya dan dosen ITB Kalla.

- Iklan -

Andi Tenri Pada, M.Sc, pengampu mata kuliah tersebut menyampaikan pentingnya kemampuan presentasi diasah sedini mungkin oleh entrepreneur pemula.

“Pitching dalam dunia praktis adalah pintu gerbang untuk membuat investor tertarik pada startup kamu dan mau berinvestasi,” ungkapnya.

Di luar sana, katanya, banyak pebisnis pemula yang harus membayar puluhan juta untuk dapat mengikuti training khusus presentasi.

- Iklan -
Baca Juga:  Pembukaan Pekan Ilmiah dan Olarahraga HMJ-EI gelar Seminar Nasional dengan Tema "Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045: Generasi Muda Harus Apa?"

“Pada mata kuliah ini, enam sesi sebelumnya mereka mendiskusikan dan menyusun business model canvas mereka dengan menggabungkan pengetahuan dari tiga mata kuliah parallel semester ini yaitu business creation, bisnis model dan desain system serta technopreneurship,” jelasnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh delapan mahasiswa Program Studi Kewirausahaan. Mayoritas mahasiswa tersebut merupakan pebisnis pemula di bidang food & beverage, produk coffee & non coffee, lilin aromatherapy, dan produk fashion.

Ketua Program Studi Kewirausahaan, A. Fauziah Yahya menyambut baik kegiatan ini digandengkan sebagai prasyarat kelulusan mata kuliah.

- Iklan -

“Prinsip saya lebih baik ananda dikoreksi, dikritisi ide bisnisnya dan dimatangkan di kelas ini sebelum merasakan kerasnya praktek bisnis yang akan ananda hadapi di masa depan.”

“Pada kondisi tertentu, kalian akan menghadapi situasi pitching, lobby investor dalam kondisi yang mendesak misal lobby di lift atau pada sesi-sesi break. Alhamdulillah, di ITB Kalla kalian akan diajarkan semua itu sehingga kelak dapat menjadi pebisnis profesional dan mandiri.,” tegas Fauziah.

Baca Juga:  IAIN Bone kembali 'Panen' Guru Besar, Kini Total 9 Gubes

Pitching Business Model Canvas ini berlangsung selama empat jam dengan begitu banyak tambahan wawasan terkait bisnis rill. Nur Ashari, owner bakso Mas Cingkrank memberikan beberapa arahan kepada mahasiswa

“Ada tiga pembeda yang harus anda berikan yaitu mengoptimalkan apa yang kita punya dan competitor punya; meningkatkan produk yang banyak diminati pelanggan, tidak lupa sentuh emosional pelanggan. Beberapa produk dari mahasiswa ini memiliki potensi yang cukup baik untuk bermain di pasar spesifik. Jika serius, kita bisa lanjutkan di coaching-coanching informal,” tantang Ashari disambut tepuk tangan mahasiswa.

Kegiatan pitching Business Model Canvas akan menjadi kegiatan reguler di prodi kewirausahaan yang selanjutnya akan semakin mematangkan mahasiswa mendesain sistem bisnisnya.

Bagi calon mahasiswa yang tertarik merasakan atmosfir akademis dan praktik kewirausahaan dan bisnis yang sangat kental tersebut, Institut Teknologi & Bisnis Kalla akan memulai membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru untuk tahun 2021. Informasi terkait dapat diakses pada laman www.kallabs.ac.id

- Iklan -

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU